Bocah Penderita Kanker Mata Butuh Bantuan Biaya Pengobatan

Bocah penderita kanker mata, Fransiska Naila Marsa (6) putri pasangan Marselinus Syukur dan Maria Selfian Sahul.

Manggarai | Okebajo.com | Seorang bocah malang di Manggarai harus menahan rasa sakit akibat benjolan di mata sebelah kanannya. Keluarganya mengharapkan uluran tangan dari para dermawan untuk membantu biaya pengobatan anak perempuan tersebut.

Anak tersebut bernama Fransiska Naila Marsa (6), putri pasangan Marselinus Syukur (28) dan Maria Selfian Sahul (26). Keluarga ini menghuni sebuah rumah kecil di Rentung, Dusun Wae Rengka, Desa Belang Turi, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.

Berdasarkan keterangan dokter, Naila menderita retinoblastoma atau kanker mata sejak Mai 2023 lalu.

“Waktu Mei lalu, Naila sakit mata. Terus pas kami lihat ada bintik putih di retinanya,” kata Yon, ayah Naila dikutip dari Jurnaltoday, Rabu (7/2/2024).

Setelah melihat bintik putih di retina mata Naila, keluarga pun langsung membawa Naila ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk diperiksa. Dokter pun mendeteksi sesuatu yang aneh di bagian retina matanya.

Dokter lalu meminta keluarga Naila untuk membuat BPJS dan membawa anak itu ke Bali  untuk mendapatkan perawatan yang lebih serius.

“Naila sudah punya BPJS.Namun, karena keluarga tidak punya biaya transpor dan biaya yang lain sehingga keluarga pun memutuskan untuk merawatnya di kampung,” ujar Yon.

Keluarganya terus berusaha mengobati Naila dengan berbagai obat tradisional. Namun,upaya tersebut tidak mengurangi penyakit yang diderita Naila hingga kini.

“Sudah coba berbagai macam obat tradisional.Sempat sembuh tapi kambuh lagi.Kami bingung sekali”, kata Yon.

Saat ini, Naila sedang terbaring di Rumah sakit St.Rafael cancar. Melihat kondisi Naila, keluarga berharap ada bantuan yang datang dari Pemda Manggarai juga para donatur. Mereka berharap ada dermawan yang bersedia membantu pengobatan Naila.

“Kami berharap Pemda Manggarai juga para  dermawan bisa membantu kami melalui Rekening BRI:472901054985539 atas nama Marselinus Syukur”, tutup Yon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *