196 Siswa-Siswi SMA Negeri 2 Macang Pacar Ikut Ujian Praktik Seni Budaya  “Sanda”

Pementasan tarian Sanda yang berlangsung di halaman SMA Negeri 2 Macang Pacar. Foto/Sirilus Gonsa

Labuan Bajo | Okebajo.com|  SMA Negeri 2 Macang Pacar menggelar ujian praktik  mata pelajaran  Seni Budaya dengan materi ujiannya  pementasan tarian kolektif masyarakat Manggarai “Sanda”.

Pementasan tarian Sanda  berlangsung di halaman SMA Negeri 2 Macang Pacar, Senin (20/3/2023) mulai pukul 08.00 sampai pukul 13.00 Wita.

Jumlah peserta yang ikut ujian praktik pementasan Sanda sebanyak 196 orang siswa-siswi Kelas XII SMA Negeri 2 Macang Pacar, program studi IPA, IPS dan Bahasa.

Sedangkan dewan juri adalah guru  SMA Negeri 2 Macang Pacar, Ibu Emerensiana Jenina, S.Pd, Ibu Filomena Dolian, S.Pd, dan Yovani Yongki Jehahat, S.Pd.

Juri dalam ujian praktik Sanda ini
Emerensiana Jenina, S.Pd menjelaskan  bahwa siswa-siswinya memperagakan tarian Sanda dengan sangat kreatif.

Ia mengatakan, Sanda dijadikan materi ujian praktik Seni Budaya  di sekolah untuk melestarikan nilai nilai seni budaya Manggarai

“Tarian sanda yang dipraktikkan siswa-siswi ini luar biasa. Masing-masing kelas membawakannya secara kreatif dan memiliki makna tersendiri,  untuk melestarikan nilai budaya Manggarai sejak usia sekolah”, ungkap ibu guru Matematika sekaligus Pembina Seni untuk kegiatan ektrakurikuler.

Senada, Yovani Pongki Jehahat, S.Pd mengatakan Seni Budaya Sanda yang diikuti peserta didik  merupakan  budaya lokal  yang harus dilestarikan agar para siswa mencintai nilai-nilai budaya sendiri dari pengaruh budaya asing.

“Pengaruh budaya asing terhadap  bangsa kita dapat menggerus nilai-nilai budaya lokal.  Karena itu sekolah berkewajiban untuk merawat budaya kita dengan menampilkan pentas budaya di lingkungan sekolah”, ungkap Pembina OSIS SMA Negeri 2 Macang Pacar ini.

Selain itu Hendrikus Jamin, S.Pd mengungkapkan bahwa Pelaksanaan ujian praktik tarian sanda ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal.

”Sanda dipentaskan di sekolah  agar peserta didik belajar tarian lokal yang ada di daerahnya. Tujuannya untuk melestarikan seni budaya lokal. Selain itu tarian ini dipilih untuk ujian pelajaran Seni Budaya untuk meningkatkan rasa kekeluargaan  dan kebersamaan di sekolah,” terang guru Seni Budaya itu.

Kepala SMA Negeri 2 Macang, Yufentus Panok S. Pd.,Gr  ikut hadir menyaksikan Sanda yang dipentaskan oleh siswa-siswinya.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa SMAN 2 Macang Pacar terutama kelas XII atas kreatifitasnya mementaskan Sanda yang sangat atraktif”, ujar Yufen.

Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak positif kepada seluruh civika akademika SMA Negeri 2 Macang Pacar.

Kreatifitas dalam hal seni budaya seperti ini bisa melestarikan budaya-budaya Manggarai.  Kiranya melalui ujian praktik ini dapat meningkatkan daya kreativitas, bakat dan keterampilan para siswa di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.**Sirilus Gonsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *