15 Spot Wisata Healing Paling Gacor di Pegunungan Labuan Bajo (1)

Salah satu spot wisata healing di Desa wisata seribu air terjun Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat. Foto/Robert Perkasa

Labuan Bajo | Okebajo.com | Bingung mencari tempat yang sunyi untuk liburan? Wisata “Seribu Air Terjun” Desa Wae Lolos merupakan destinasi liburan paling gacor di pegunungan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Wisatawan yang berwisata ke Desa ini adalah mereka yang ingin healing, melepas kepenatan di tengah kesunyian alam pegunungan yang menyajikan sejuta pesona.

Kebutuhan wisatawan untuk bepergian  ke Desa ini tidak hanya mengeksplorasi keindahan alam, tetapi juga menemukan berbagai venue untuk bersantai. Spot wisata liburan paling tepat melarikan diri sejenak dari stres, hiruk-pikuk kehidupan di kota.

Makna berwisata ke Desa seribu air terjun ini menjadi lebih dalam. Berwisata sebagai bentuk perawatan diri. Momen tepat permenungan diri. Menenangkan diri seraya refleksi diri, dan menjadi “me time” yang sangat bernilai serentak berkesan. Artinya tidak hanya sekadar menjadi aktivitas untuk melihat spot-spot baru seperti berwisata ke destinasi lainnya di Labuan Bajo.

Bagi wisatawan yang suka berlibur (staycation) di destinasi bernuansa alam nan pesona, asri, dan instagramabel, Desa wisata seribu air terjun Wae Lolos jadi rekomendasi yang sangat cocok buat liburan Anda bersama keluarga..

Pintu masuk menuju lokasi seribu air terjun Desa wisata Wae Lolos. Foto/Robert Perkasa

Di Desa ini, tak hanya bisa beristirahat sembari menikmati pemandangan yang memanjakan dan menyegarkan mata, hati dan pikiran Anda, wisatawan juga bisa melakukan  banyak aktivitas petualangan lainnya, healing, trekking, hiking, camping dan lain-lain.

“Berada di sini serasa berada di taman firdaus. Berbeda sekali dengan spot-spot wisata yang telah kami kunjungi  di Desa wisata lainnya yang berwisata hanya untuk berekreasi semata”, ujar pak Suwanto, seorang wisata domestik asal Bogor belum lama ini.

Bagaimana tidak. Sekali berkunjung, Anda dapat menikmati pesona seribu air terjun dalam satu bentangan alam. Air yang mengalir jernih dari alam pegunungan  membentang hijau. Masing-masing spot yang ada di sana memiliki daya pikat dan daya jelajah yang menyenangkan.

Awal tahun 2023, Pokdarwis Desa Wae Lolos bekerja sama dengan Kampus Politeknik elBajo Commudus dan Pemerintah Desa  telah melakukan penataan aksesibilitas jalur tracking. Penataan jalan setapak dan jembatan kayu di titik-titik rawan agar wisatawan nyaman.

Penataan aksesibilitas  dilakukan sepanjang 1000 meter dari akses jalan masuk hingga lokasi seribu air terjun. Jalur trekking sepanjang itu menyusuri  kawasan hutan belantara dengan medan yang cukup memacu adrenalin.

Penataan aksesibilitas Desa wisata Wae Lolos. Foto/Robert Perkasa

Panorama alam pegunungan yang memanjakan mata. Berjuta pohon dengan ranting-rantingnya menjuntai di sepanjang jalan dan bunga anggrek hutan tumbuh subur.
Kesejukan alam dengan segala keragaman flora fauna sepanjang jalur tersebut  menambah energi positif dan pengalaman petualangan  yang berkesan.

Ada beberapa spot destinasi wisata alam dengan karakteristik yang berbeda satu dengan lainnya. Dimulai dari air terjun Cuaca Meleng, Cunca Plias, Cunca Tiwu Galong, Cunca Ri’i, Gua Langgo, Cunca Liang Langgo, Cunca Wene, Cunca Wongka/Cunca Niki, Cunca Wae Reha, Cunca Lolos, Bukit Toto Ninu, perkampungan adat Rangat hingga sumber air panas Wae Lua.

Rute perjalanan menuju ke spot-spot tersebut, Anda bisa masuk dari jalan lingkar luar Kampung Langgo atau dari kawasan Mbuhet-ruas jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng.

Berikut  rekomendasi 15 spot wisata healing paling gacor saat liburan di pegunungan Labuan Bajo.

1. Air terjun Cunca Meleng

Air terjun Cunca Meleng. Foto/Robert Perkasa

Spot pertama yang Anda jumpai adalah air terjun Cunca Meleng. Letaknya dekat area perkebunan warga setempat.

2. Air terjun Cunca Plias I

Air terjun Cunca Plias I. Foto/Robert Perkasa

Cunca Plias menyugukan panorama alam yang unik. Air terjun ini mengalir  dari celah-celah batu alam. Kolamnya mungil di bawah rimbunan pepohonan. Selain keunikan alamnya, Cunca Plias ternyata memendam kisah historis sebagai tempat pemandian orang-orang sakit oleh tabir atau dukun yang memiliki kesaktian khusus. Warga setempat  menyebutnya “ata mbeko” (dukun).

Dahulu kala sebelum ada rumah sakit dan petugas kesehatan, warga setempat yang menderita sakit atau penyakit ditolong oleh dukun. Para pasiennya  yang telah sembuh dimandikan secara ritual “plias” di muara (cunga) sungai dekat air terjun itu. Itu sebabnya air terjun itu diberi nama Cunca Plias. Plias artinya penyembuhan sakit dan penyakit.

3. Air terjun Cunca Plias II

Air terjun Cunca Plias II. Foto/Robert Perkasa

Lokasi air terjun ini berdekatan dengan Cunca Plias I.  Air terjun ini mengalir pada kontur tebing batu yang lebar.

4. Air terjun Tiwu Galong

Air terjun Tiwu Galong. Foto/Robert Perkasa

Tidak jauh dari Cunca Plias, terdapat air terjun Cunca Tiwu Galong. Air terjun ini tidak kalah uniknya dengan Cunca Plias dan memiliki kisah historisnya sendiri. Konon kisahnya, pada zaman penjajahan Belanda, para menir selalu mandi di kolam (tiwu)  Cunca Galong. Dinamakan Tiwu Galong karena memiliki cekungan yang sangat dalam di antara dua batu berukuran besar. Airnya jernih dan sejuk.  **

Bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *