Ribuan Pencaker Serbu Arena Job Fair 2023 di Labuan Bajo

Para pencari kerja (pencaker) menyerbu arena kegiatan Job Fair 2023 yang dihelat Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat sejak Kamis hingga hari terakhir  Sabtu (15/4).

Labuan Bajo | Okebajo.com | Ribuan pencari kerja (pencaker) menyerbu arena kegiatan Job Fair 2023 yang dihelat Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat sejak Kamis hingga hari terakhir  Sabtu (15/4).

Terpantau Okebajo.com selama tiga hari terakhir, para pencari mamadati Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Gua Batu Cermin, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Manggarai Barat drh. Theresia Primadona Asmon menjelaskan Job Fair 2023  menggandeng 20 perusahan yang telah beroperasi di Labuan Bajo.

“Data yang terupdate per hari ini Sabtu (15/4), ada 20 perusahan yang ikut ambil bagian dalan bursa kerja tersebut. Sebanyak  2000 lebih pencari kerja telah mendaftarkan diri”, kata Ney Asmon.

Daftar online

Ney Asmon menambahkan, bagi pencaker putra-putri lokal Manggarai yang ada di luar daerah, pelamar bisa mendaftarkan diri secara online melalui link pendaftaran secara online  yang telah disiapkan pemerintah.

“Hingga Sabtu (15/4) yang datang lansung ke lokasi per tadi pagi sekitar pukul 10.00 WITA itu ada 400-an lebih para pelamar yang datang dan ini juga masih berlansung”, ujarnya.

Para pelamar yang datang juga tidak hanya dari Manggarai Barat namun ada juga yang dari luar Kabupaten Manggarai Barat.

Untuk pelamar dari luar kabupaten Mabar, kartu pencari kerjanya tidak bisa dirilis oleh Disnakertrans Mabar.

“Kami akan share ke Kabupaten lain untuk pengurusan AK1 (Kartu Pencari Kerja) dan untuk sementara ada 60 pelamar yang tidak ber-KTP Mabar yang sudah melamar.

Latar belakang pendidikan pelamar,  terendah itu lulusan SMA/SMK hingga lulusan S2.

Dari data yang ada, rata-rata usia pelamar kebanyakan angkatan kerja yang fresh graduate mulai dari usia 17 tahun ke atas yang baru lulus SMA dan Sarjana. Usia maksimal 40 tahun.

Ia menyebut 20 perusahaan industri sudah tergabung membuka loker.
Dari 20 industri yang membuka lowongan kerja ada belasan yang standby di lokasi menerima lamaran pekerjaan dan melakukan wawancara on the spot.

“Yang paling banyak membuka loker ada di hotel Indonesia Group seperti Meurorah, Ayana dan ada juga hotel-hotel baru seperti Labuan Squar yang merekrut dan bergabung bersama kami dan lansung melakukan wawancara di lokasi”, sebut Ney Asmon.

Tidak hanya hotel namun ada juga toko seperti toko bintang  bangunan labuan Bajo.

Dari data yang ada,  banyak pelamar yang belum pernah berpengalaman bekerja ketimbang  pelamar berpengalaman bekerja.

Perusahan yang paling tinggi atau paling banyak pelamar, baik secara online maupun datang lansung ke lokasi adalah toko Bintang Bangunan, hotel Meurorah dan hotel Ayana.

“Yang paling menarik dari hari pertama hingga hari ketiga ini secara khusus ada gerombolan anak-anak muda dengan berseragam SMK yang baru selesai mengikuti ujian. KTPnya sedang diproses, Surat keterangan lulus juga belum ada tetapi mereka sudah mendaftar dan paling banyak mau melamar di Golo Mori.  Katanya mau berpartisipasi dalam persiapan ASEAN Summit”, ujar Ney Asmon.

Panitia tidak hanya membantu mengurus Ak1 (Kartu Pencari kerja)  namun juga membantu para pelamar pemula yang memang perlu dipandu cara membuat lamaran, cara membuat CV dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan karena kebanyakan pelamar pemula yang baru pertama kali mengikuti Job Fair.

Job fair, kata Ney Asmon, merupakan satu strategi pemerintah untuk mendekatkan akses serta meningkatkan partisipasi para pencari kerja lokal di industri pariwisata. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *