Kisah di Balik Panggung Fashion FGK Ketika Semangat Tak Terhalang oleh Sebuah Sepatu

Labuan Bajo | Okebajo.com | Sorotan festival Golo Koe di Waterfront City pada Minggu, (13/8/2023) pukul 19.45 Wita, menghadirkan tidak hanya pertunjukan meriah, tetapi juga sebuah momen tak terlupakan yang penuh haru.

Dalam riuh rendah pertunjukan, ada satu momen yang mampu merangkul hati penonton dengan erat.

Seorang peserta dari dekranasda Manggarai Barat, yang memukau dalam fashion show tenun songke Manggarai, telah membuktikan bahwa semangat dan keberanian tidak dapat digoyahkan, bahkan ketika kaki terasa kosong.

Di tengah hiruk-pikuk acara, sepatu elegan yang menjadi alas langkahnya tiba-tiba meluncur meninggalkan kakinya, tepat di tengah panggung.

Meski hak tinggi sepatu itu sebelumnya memberikan keyakinan pada setiap langkahnya, dia sekarang terdampar dengan kedua kakinya yang telanjang di panggung yang gemerlap.

Namun, dari dalam kerapuhan itulah semangat muncul dengan gemilang. Dengan langkah yang lebih ragu namun penuh tekad, peserta ini melanjutkan perjalanannya di atas panggung tanpa merasa malu atau gentar.

Dia menolak untuk membiarkan momen tak terduga ini meruntuhkan semangatnya. Tindakannya menjadi pencerminan nyata dari tekad yang tak tergoyahkan.

Tidak hanya penampilannya yang menarik perhatian, tetapi juga ketabahannya dalam menghadapi rintangan.

Para penonton pun tak dapat menahan getaran emosi ketika mereka menyaksikan dedikasi dan keberanian peserta ini.

Dengan hati yang murni, dia melampaui cobaan yang tiba-tiba muncul, memukau semua orang dengan keteguhan yang luar biasa.

Peserta tersebut ternyata bernama Valda Jemsifori, seorang siswi dari SMA Negeri 1 Komodo dan saat ini duduk di kelas X.

Saat diwawancarai media Okebajo.com, Valda sapaan akrabnya, berbagi pengalaman tak terlupakan ini.

Valda mengungkapkan bahwa ketika peristiwa tersebut terjadi, awalnya dia merasakan kecemasan dan rasa kaku melanda. Namun, karena dia menyadari bahwa ini adalah tanggung jawabnya, semangat yang membara dalam dirinya mengambil alih.

Meskipun dengan langkah-langkah yang ragu, dia memilih untuk tidak menyerah dan melanjutkan penampilannya dengan tekad yang kuat pada sesi kedua.

“Pada saat alas sepatu yang saya pakai terlepas awalnya saya kuwatir dan kaku, namun karena ini merupakan sebuah tanggung jawab yang harus jalankan dan saya perankan maka saya tetap semangat untuk melanjutkan ke sesi yang kedua, intinya saya tidak patah semangat,” tuturnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *