Kapolres Mabar Lantik 105 Satpam Gelombang XVII TA 2023

Ratusan peserta yang dinyatakan lulus pendidikan Gada Pratama Satpam Gelombang XVII Tahun Anggaran 2023. Foto/Humas Polres Mabar

Labuan Bajo | Okebajo.com | Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat resmi melantik 105 peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) Satuan Pengamanan Swakarsa (Satpam) di lapangan apel Mapolres Mabar, Kamis (23/11/2023) pagi.

Ratusan peserta dinyatakan lulus  pendidikan Gada Pratama Satpam Gelombang XVII Tahun Anggaran 2023 yang diprakarsai Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT. Dua Putra Dwikor.

Diklat 14 hari

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tersebut terlaksana selama 14 hari sejak tanggal 13 November 2023 sampai 23 November 2023.

Selama pelaksanaan Diklat, para peserta dibimbing dan diasuh oleh para instruktur baik Perwira dan Brigadir personel Polres Manggarai Barat maupun instruktur yang sengaja didatangkan dari luar sesuai dengan materi bidang kemampuan yang diajarkan.

Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan terselenggaranya pelatihan Satpam itu, karena adanya rasa tanggung jawab bersama antara pengguna jasa pengamanan dan Polri dalam menjaga Kamtibmas pada lingkungan kerja masing-masing. Kehadiran Satpam adalah dalam rangka untuk membantu tugas Polri sebagai pengemban kepolisian terbatas.

“Satuan Pengamanan merupakan pengemban kepolisian terbatas, namun bisa menempatkan diri sebagai pelayan atau melayani masyarakat di tempat tugasnya, bahkan perilaku melayani juga harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggalnya,” kata Kapolres Mabar saat memimpin upacara pelantikan.

Alumni Akpol angkatan 2004 itu juga memberikan peneguhan dan penekanan kepada para peserta sebagai bekal dalam bertugas di masing-masing lingkungan kerjanya.

“Hayati dan pedomani prinsip-prinsip penuntun Satpam dalam pelaksanaan tugas. Laksanakan tugas dengan baik, khususnya menyelenggarakan pengamanan fisik di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.

AKBP Ari Satmoko meminta peserta meningkatkan koordinasi dengan unsur-unsur terkait dalam tugas pembinaan Kamtibmas khususnya di lingkungan kerja. Peserta juga dituntut untuk menjadi pelopor kamtibmas baik di lingkungan kerja maupun tempat tinggalnya.

“Tingkatkan koordinasi dengan TNI-Polri maupun unsur-unsur terkait lainnya. Tampilkan jati diri sebagai petugas yang profesional dan tularkan keteladanan itu kepada sahabat, rekan, keluarga, kenalan saudara yang belum mengikuti pelatihan,” ungkap perwira berpangkat ajun komisaris besar polisi itu.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *