Survei Mawas Diri Puskesmas Werang Temukan Dua Penyebab Ibu Hamil Bersalin di Rumah

Tim Upaya Kesehatan Masyarakat Desa Puskesmas Werang gelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa di Desa Wae Lolos, Selasa (20/2/2024). Foto/Robert Perkasa

Labuan Bajo | Okebajo.com Hasil Survei Mawas Diri yang dilakukan Tim Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM)  Puskesmas Werang menemukan dua faktor penyebab ibu-ibu bersalin di rumah. Pertama, faktor ekonomi. Kedua, akses jalan menuju Puskesmas belum memadai.

Di Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, misalnya, 46,3% ibu hamil melakukan persalinan di rumah berdasarkan hasil Survei Mawas Diri Puskesmas Werang.

Demikian penjelasan Kepala Puskesmas Werang, Anselmus Arce, S.Kep saat menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Musyawarah Masyarakat Desa di Kantor Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa, 20 Februari 2024.

“Berdasarkan hasil Survei Mawas Diri yang dilakukan Tim Puskesmas Werang, sebanyak 46,3% ibu hamil di Desa Wae Lolos yang masih melakukan persalinan di rumah”, ungkapnya.

Terpantau Okebajo.com, Selasa,
kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Wae Lolos, Gervinus Toni. Hadir mengikuti Musyawarah, ibu-ibu kader Posyandu Desa Wae Lolos. Sedangkan pengampu kegiatan ini Kepala Puskesmas Werang, Anselmus Arce, S.Kep bersama sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas Werang.

Survei Mawas Diri (SMD)

Ansel Arce menjelaskan kegiatan Survey Mawas Diri-Musyawarah Masyarakat Desa merupakan suatu upaya bersama yang melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat Desa.

Survey ini juga dilakukan untuk menggali potensi-potensi yang dimiliki agar dapat menemukan solusi terhadap permasalahan yang dialami masyarakat.

Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)

MMD merupakan pertemuan perwakilan warga desa dan para petugas kesehatan untuk membahas hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil Survey Mawas Diri.

“Ketika masyarakat sudah mengetahui masalah yang mereka hadapi, kita bersama-sama mencari solusi untuk mengatasinya agar bisa keluar dari beragam masalah kesehatan yang dihadapi “, ujar Ansel Arce.

Tujuan

Musyawarah Masyarakat  Desa bertujuan agar masyarakat mengenal masalah kesehatan yang ada di wilayahnya.

Selanjutnya, bersama-sama menanggulangi masalah kesehatan yang ada dan menyusun rencana kerja untuk penanggulangan yang disepakati bersama-sama.

7 Desa sasaran

Ansel Arce menjelaskan program SMD-MMD yang dilaksanakan Puskesmas Werang menyasar  tujuh Desa di wilayah kerja Puskesmas Werang, yaitu Desa Wae Nampar Macing, Wae Lolos, Watu Panggal, Golo Manting, Golo Sengang dan Desa Pulau Nuncung.

Ansel Arce mengakui bahwa selama ini pihaknya hanya menggunakan data sekunder dan melalui kotak saran.

Ia optimis, program kegiatan SMD-MMD ini jauh lebih efektif untuk menemukan solusi mengatasi masalah kesehatan masyarakat.

“Rencana Tindak Lanjut dari hasil SMD, kita akan melakukan sosialisasi  di Dusun Rangat pada Maret mendatang yang dihadiri oleh para kader Posyandu, ibu hamil, dukun bersalin”, ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah Desa Wae Lolos agar bekerja sama mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat melalui kebijakan anggaran.

Merespon hasil survei dan permasalahan kesehatan masyarakat yang dikemukakan Kepala Puskesmas Werang, Kepala Desa Wae Lolos, Gervinus Toni mengatakan siap mengeksekusi kebijakan anggaran Dana Desa untuk membantu biaya persalinan ibu-ibu hamil yang di Desanya.

“Terkait permasalahan yang dialami oleh ibu-ibu hamil, terutama karena faktor ekonomi dan akses jalan yang belum memadai, kami berkomitmen menggelontorkan Dana Desa untuk biaya transportasi ibu-ibu hamil ke Puskesmas, meskipun anggaran yang disiapkan tidak seberapa. Jangan melihat anggarannya kecil. Ini kita lakukan sebagai wujud nyata keberpihakan Pemerintah Desa terhadap kendala kesehatan, khususnya karena faktor ekonomi yang dialami oleh ibu-ibu hamil”, jelas Gervinus Toni.

Mengenai akses jalan yang juga menjadi penyebab ibu-ibu bersalin di rumah, Pemerintah Wae Lolos siap menyampaikan aspirasi masyarakat melalui forum Musrenbangcam di Kecamatan Sano Nggoang agar perbaikan akses jalan Cabang Langgo-Werang menjadi prioritas Pemkab Mabar.

Gervinus menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Werang atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Desa Wae Lolos. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *