Dr. Bernadus Barat Daya Mendaftar di PDIP

Labuan Bajo | Okebajo.com | Dr.Bernadus Barat Daya,SH.,MH menunjukkan keseriusannya  menjadi peserta dalam konstelasi Pilkada Manggarai Barat 2024. Setelah mendaftar di Partai Demokrat, hari ini mendaftar  di PDI Perjuangan.

“Saya tidak masalah, mau diposiksikan pada nomor satu atau nomor dua, itu kewenangan PDIP”, ujar mantan Ketua KPU Manggarai Barat itu usai mendaftar di PDIP, Senin, 23 April 2024.

Tampak saat mendaftar, politisi senior PDIP Lambert Landing dan sejumlah tokoh masyarakat Jhon Kadis, Yos Epol dan Aleks Alim ikut mendampingi Barat Daya.

Tim Desk Pilkada DPC PDIP Kabupaten Manggarai Barat, Andre Gantur, Benediktus Rana Lebar menyambut kedatangan mereka di pintu depan Kantor Partai berlambang Kepala Banteng yang terletak di kawasan Cowang Dereng, Labuan Bajo, Senin siang.

Acara pendaftaran didahului dengan tata cara adat Manggarai oleh Bapak Yos Epol Selanjutnya Kader muda PDIP Deddy Wijaya memandu acara pendaftaran yang didahului dengan tata cara adat Manggarai oleh Bapak Yos Epol.  Selanjutnya penyerahan berkas pendaftaran kepada Ketua Tim Desk Pilkada DPC PDIP Mabar, Andre Gantur disaksikan oleh anggota Tim.

Sekretaris Tim Desk Pilkada DPC PDIP Mabar, Benediktus Rana Lebar menjelaskan, Tim Desk Pilkada DPC PDIP Mabar membuka masa pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah resmi dimulai pada tanggal 16  hingga 30 April 2024.

Rana Lebar juga menjelaskan bahwa Bernadus Barat Daya mendaftar ke PDIP menggunakan formulir syarat dan kriteria anggota masyarakat/non PDI Perjuangan.

“Meskipun demikian, Pak Bernadus Barat Daya bukan nama baru  di PDIP.  Pak Dus bahkan pernah menjadi Caleg PDIP pada pemilu 2014 serta pernah mendaftar sebagai bakal calon kandidat bupati/wakil bupati pada Pilkada 2019 silam”, ujar Beny Rana Lebar.

PDIP Tanpa Mahar Politik

Senada, Ketua Tim Desk Pilkada DPC PDIP Mabar, Andre Gantur menegaskan bahwa PDIP dalam proses pendaftaran Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Pilkada 2024, PDIP tanpa mahar politik.

“PDIP tanpa mahar politik dalam proses pendaftaran ini. Pintu terbuka untuk semua”, kata Andre.

Ia juga menjelaskan bahwa PDIP Mabar hanya memiliki 3 kursi dan belum memenuhi syarat untuk mengusung Calon Bupati/Wakil Bupati.  Karena itu Andre Gantur meminta Barat Daya untuk melakukan komunikasi intensif dengan parpol yang lain.

“Kami berharap pak doktor untuk berkomunikasi dengan parpol yang lain”, pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Barat Daya menegaskan komitmennya  untuk memenangkan PDIP di Pilkada Mabar 2024.

“Pemilu 2014 saya Caleg PDIP. Empat tahun lalu, saya juga mendaftar di PDIP. Komitmen saya, PDIP harus besar di Kabupaten Manggarai Barat. Sampai kapanpun,
sepanjang PDIP masih menjadi partai wong cilik”, ujarnya.

PDIP harus berpikir strategis

Barat Daya menegaskan, pilkada merupakan  pintu masuk bagi siapa saja yang berkehendak baik dan merasa terpanggil untuk menjadi pemimpin di daerah melalui parpol.

“Saya tahu PDIP kali ini hanya dua kursi.  Meski demikian, PDIP harus berpikir strategis untuk memenangkan konstelasi Pilkada.
Saya berkomitmen untuk  memenangkan PDIP di ajang Pilkada Mabar. PDIP harus menjadi bagian dari kemenangan Pilkada.
Inilah waktunya bagi PDIP.
PDIP memang harus berkoalisi dengan partai yang lain.
Inilah saatnya kita menawarkan alternatif. PDIP tidak perlu berkecil hati untuk bersaing dengan siapapun. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *