Opini  

Berpikir Positif dan Berpikir Kritis di Tempat Kerja

Oleh : Yosefina E. Julita, S.Pd *)

OPINI, OKEBAJO | Berpikir Positif punya manfaat dan tujuan yang sangat signifikan bagi kehidupan setiap individu.

Berpikir positif akan menghasilkan sebuah kebiasaan yang positif pula sebagai upaya untuk menghindari tekanan mental karena faktor stress  atau kondisi psikis maupun fisik.

Kesehatan mental sangat berpengaruh pada pola hidup kita setiap hari. Kesehatan mental itu pada dasarnya dilihat dari sisi keadaan batin kita tenang, tenteram dan merasa nyaman.

Ketika kita mampu menjaga pikiran, secara tidak langsung kita bisa menikmati hidup dengan baik, mampu menghargai orang lain di sekeliling kita.

Sebagai orang yang bekerja di sebuah instansi, kita patut merefleksi diri. Sejauh manakah kita sebagai pegawai dapat berpikir positif dengan berbagai rutinitas yang kita lakukan setiap hari, persoalan yang dihadapi di tempat kita bekerja, bagaimana cara kita mengahadapi tantangan yang mungkin kita alami baik dengan rekan kerja atau atasan sekalipun.

Bukan hanya berpikir positif, tetapi juga kita harus mampu berpikir kritis untuk menyikapi berbagai macam persoalan yang timbul di tempat kerja. Kita harus lihai dalam menentukan solusi untuk menyelesaikan semua masalah yang terjadi di tempat kita bekerja.

Memang tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi di sini kita dituntut untuk selalu mampu berpikir positif dan kritis karena kita bukan hanya sendiri tetapi kita hidup di tengah orang banyak.

Kita juga harus dapat berpikir secara objektif, meninggalkan rasa ego, mawas diri terhadap segala sesuatu yang kita hadapi.

Lantas? Bagaimanakah cara kita sebagai seorang pegawai untuk tetap berpikir positif yang tentunya didasari dengan pemikiran yang kritis.

Berpikir Positif di Tempat Kerja

Berpikir positif dapat memunculkan aura yang positif pula. Dapat meningkatkan cara kerja otak dengan baik. Selain itu dapat meningkatkan energi positif. Berpikir positif akan membantu kita dalam berpikir jernih agar pekerjaan kita menjadi lebih fokus.

Bagaimana agar tetap semangat dalam menghadapi tantanga yang terjadi di tempat kerja? Kita bisa perhatikan bersama agar berpikir positif itu selalu tertanam dalam diri kita.

1. Memahami diri sendiri

Kita perlu perhatikan suasana hati kita saat berangkat ke tempat kerja. Ketika suasana hati kita menjadi luntur mungkin karena melihat keadaan tempat kerja yang kurang kondusif.  Mungkin karena melihat rekan kerja yang super acuh tak acuh, kurang ramah.  Atau mungkin karena atasan yang tiba-tiba marah tanpa sebab. Nah, itu semua akan memengaruhi cara kerja kita.

Semangat kita pudar, Mood untuk menyelesaiakan pekerjaan pasti hilang seketika. Bagaimana caranya agar suasana hati kita tetap terjaga dengan baik?

2. Menanamkan pola pikir positif di tempat kerja

Hal yang harus dikontrol adalah pola pikir dan suasana hati kita. Cara kita berpikir akan memengaruhi suasana hati kita, begitu pula suasana hati kita akan memengaruhi pekerjaan kita.

Dengan mengontrolnya, maka kita tetap memiliki motivasi tinggi dan semangat untuk bekerja tidak akan surut. Kita juga mampu menghadapi berbagai situasi ataupun tantangan yang terjadi terutama di tempat kerja kita yang sebaga” rumah kedua” kita.

Terkadang, pada awal bekerja, semangat dan motivasi itu masih meningkat. Seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun rasa itu pudar mungkin karena berbagai situasi ataupun tantangan yang dihadapi, baik itu dengan rekan kerja atau dengan atasan.

Tekanan dari atasan merupakan faktor yang mengganggu mental kita dalam bekerja. Kita merasa tidak nyaman dalam kegiatan kita setiap hari di tempat kerja. Satu-satunya cara yang harus diterapkan untuk mempertahankan pekerjaan yang kita cintai adalah dengan cara berpikir positif.

Berpikir positif memiliki manfaat yang sangat besar : mengurangi rasa stress, menumbuhkan rasa percaya diri. Santai dalam menghadapi situasi ataupun tantangan. Mudah mengambil keputusan dalam menghadapi masalah. Membina hubungan baik dengan sesama. Memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Menjadi orang sukses dan selangkah lebih maju. Memudahkan kita untuk memotivasi orang lain. Menjadikan kita pribadi yang pantang menyerah

Manfaat  berpikir positif tersebut dapat kita terapkan di kehidupan kita, baik itu di masyarakat, atau pun di tempat kita bekerja. Tujuannya agar hidup kita merasa lebih tentram dan tenang, sehingga semangat kerja kita tidak akan menurun.

Berpikir Kritis di Tempat Kerja

Berpikir kritis atau critical thinking adalah cara berpikir yang rasional, sistematis, dan objektif. Dengan memiliki kemampuan ini, kita mampu mengambil keputusan secara tepat dan dapat menyelesaikan suatu masalah.

Berpikir kritis ini dapat dimiliki oleh semua orang tentunya melalui latihan.

Kita juga harus berpikir kritis dalam menghadapi setiap situasi yang terjadi di tempat kerja. Kita harus mampu berpikir rasional sebelum kita mengungkapkan sesuatu, sebelum kita mengambil langkah atau sebuah keputusan agar apa yang kita alami, kita rasakan, dapat terselesaikan dengan baik.  Jika tidak, pekerjaan kita tidak akan berjalan lancar meskipun kita sangat mencintai pekerjaan tersebut.

Dengan berpikir kritis, kita dapat memperbaiki diri dan dapat mengembangkan kualitas diri.
Kita menjadi orang yang disenangi di tempat kerja kita dan rekan kerja atau pimpinan merasa kagum akan kemampuan kita.

Manfaat Berpikir Kritis

Berpikir kritis bukan hanya diperlukan oleh orang-orang yang bekerja di bidang tertentu. Apapun profesinya, kemampuan critical thinking sangat diperlukan.

Ada beberapa manfaat berpikir kritis.

1. Mampu menyelesaikan persoalan dengan mudah.

Kita dapat menganalisis setiap masalah dengan mudah dan tentunya dapat membantu menyelesaikan masalah dengan baik.

Critical thinking ini dapat juga meningkatkan kemampuan problem solving (mengatasi masalah) dalam dunia kerja.

2. Bisa diandalkan

Berpikir kritis dapat membuat kita mengetahui kemampuan diri kita sendiri. Kita dapat menemukan informasi baru yang sebelumnya tidak kita ketahui.

Dengan ini kita bisa paham dan mengetahui apa saja yang tidak kita ketahui dan bagaimana cara memperbaikinya.

3. Mampu berpikir jernih dan rasional

Kemampuan ini menjadi asset berharga untuk menjalani karir di bidang pekerjan karena pada dasarnya setiap pekerjaan pasti memiliki tantangan dan masalah.  Kita diuji apakah kita mampu untuk berpikir jernih dan rasional dalam setiap masalah yang dihadapi ?

4. Mampu beradaptasi dengan baik

Orang yang mampu berpikir kritis, dia memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat. Dengan siapa saja dia berhadapan. Ketrampilan intelektual yang fleksibel akan meningkat.

5. Berpeluang membuka kesempatan bekerjasama

Orang yang berpikir kritis memiliki hubungan yang baik dengan banyak orang di tempat kerja. Hal ini karena ia dapat membantu orang lain menyelesaikan pekerjaannya.

Itulah manfaat dari berpikir kritis. Manfaat berpikir kritis tidak jauh berbeda dengan berpikir positif.

Kedua kemampuan ini seiring sejalan. Orang yang memiliki kemampuan dari dua item tersebut adalah orang yang ingin hidupnya menjadi sukses dan bahkan selangkah lebih maju dari orang lain. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *