Hilang Satu Bulan, Seorang Pemuda Desa Loha-Pacar Belum Ditemukan

Hilang Satu Bulan, Seorang Pemuda Desa Loha-Pacar Belum Ditemukan
Rafael Baru, warga Kampung Cowang, Desa Loha, Kecamatan Pacar yang hilang sudah 1 bulan, belum ditemukan. Foto/istimewa

Labuan Bajo | Okebajo.com | Rafael Baru, pemuda berusia 47 tahun hilang  selama satu bulan. Hingga saat ini belum ditemukan.

Rafael Baru (Fael) anak dari bapak Gregorius Garu (80 tahun), petani sederhana berasal dari warga Kampung Cowang, RT 001 RW 001 Desa Loha, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara  Timur.

Kepala Desa Loha, Donatus Jehaman mengkonfirmasi kejadian tersebut.

“Iya itu sudah  tidak  pulang kurang lebih satu bulan”, jawab Kades Loha via Whatsapp, Kamis, 18 Mei 2023.

Dua hari lalu, Kanisius Sarno, warga Kampung Naha, Desa Pengka,  Kecamatan Welak menemukan tulang belulang dan tengkorak manusia saat mencari katak.

Lokasi penemuan tengkorak manusia  ini persisnya di sungai Molot Kondo, Dusun Naha, Desa Pengka, Kecamatan Welak, Kabupaten Maggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kapolsek Lembor, IPDA Yostan Alexanderia Lobang, S.H menerangkan, pada Selasa, 16 Mei 2023, sekitar pukul 22.00 wita, Kanisius Sarno dan Yofantinus Jebarus, dua orang saksi mendatangi Wae Mensel tepatnya di dekat persawahan Mensel, Kampung Naha, Desa Pengka, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat untuk mencari (menyuluh) katak.

“Pada saat itu, Kanisius Sarno tidak sengaja menginjak salah satu bagian kerangka tersebut. Kemudian Kanisius Sarno memanggil  Yofantinus Jebarus untuk sama-sama melihat bentuk kerangka tersebut”, terang Kapolsek IPDA Yostan Alexanderia.

Kapolsek mengatakan bahwa kerangka yang warga temukan itu telah kubur di Tempat Pekuburan Umum Kampung Naha.

Belum Ketahui Identitas

Sejak warga menemukan tengkorak hingga saat ini belum mengetahui identitasnya.

Pihak Kepolisian juga belum mendapat  laporan  orang hilang pasca penemuan tengkorak itu.

Karena itu, Kapolsek Lembor, IPDA Yostan Alexanderia Lobang, SH mengimbau masyarakat di Kampung Naha, Desa Pengka untuk menyebarkan informasi penemuan kerangka tersebut.

“Untuk sementara kita memberikan himbauan kepada masyarakat kampung Naha untuk sama-sama menyebarkan informasi tersebut. Manakala ada orang hilang di seputaran kecamatan Welak maka bisa melaporkan ke Polsek”, ujar Kapolsek IPDA Yostan Alexanderia, Kamis siang.

Dugaan kuat

Terkait penemuan tengkorak manusia di Desa Pengka-Welak, keluarga Fael di Desa Loha-Pacar menduga kuat bahwa tengkorak yang ditemukan di Desa Pengka-Welak itu adalah Fael yang sudah hilang selama sebulan.

“Untuk sementara, kuat dugaan kami bahwa tengkorak itu adalah Fael. Esok kami rencana ke TKP dan laporan ke polisi terdekat terkait ini. Esok saya sampaikan perkembangannya,” kata Ardo Tapu.

Keluarga yang lain di kampung Cowang juga membenarkan kehilangan Fael.  Keluarga kini sedang mencari bukti-bukti yang cukup dan meyakinkan.

“Betul dia hilang. Tetapi berkaitan dengan penemuan kerangka di Molot Kondo masih dalam proses pencarian bukti-bukti untuk memastikannya”, kata Marselinus Adiman.

Sering meninggalkan rumah

Marsel menambahkan bahwa Fael adalah seorang yang mengalami gangguan mental dan sering pergi meninggalkan rumah.

“Memang kalau kambuh sakitnya, dia sering meninggalkan rumah tapi tidak pernah sampai 1,5 bulan seperti ini,” ungkapnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *