Opini  

Standar Kecantikan Media Sosial dan Masyarakat

Albina Jeni (Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Trhibuwana Tunggadewi Malang). Foto/Ist

OPINI, Okebajo.com,- Standar kecantikan di masyarakat bisa sangat beragam, tergantung pada budaya, sejarah, dan nilai-nilai sosial yang berlaku. Namun, ada beberapa elemen umum yang seringkali dianggap sebagai standar kecantikan.

Standar kecantikan yang ditetapkan oleh masyarakat seringkali sangat sempit dan tidak realistis. Standar ini biasanya didasarkan pada penampilan fisik, seperti warna kulit, bentuk tubuh, atau tinggi badan.

standar kecantikan di media sosial dan masyarakat adalah bahwa mereka sering kali tidak realistis dan dapat memberikan tekanan yang besar pada individu untuk mencapai gambaran yang sempurna.

Standar kecantikan yang dipromosikan di media sosial sering kali didasarkan pada citra yang diubah atau diedit secara digital, yang membuatnya sulit untuk dicapai dalam kehidupan nyata. Hal ini dapat menyebabkan perasaan rendah diri, kecemasan, dan bahkan masalah kesehatan mental.

Di masyarakat, standar kecantikan sering kali dipengaruhi oleh budaya, media, dan norma sosial. Masyarakat seringkali menghargai penampilan fisik yang sesuai dengan standar kecantikan yang dianggap ideal. Hal ini dapat menyebabkan individu merasa tidak puas dengan penampilan mereka sendiri dan berusaha untuk memenuhi ekspektasi tersebut. Namun, penting untuk diingat bahwa kecantikan sebenarnya berasal dari keragaman dan keunikan setiap individu.

Setiap orang memiliki keindahan yang berbeda-beda, dan tidak ada satu standar kecantikan yang seharusnya diterapkan pada semua orang. Yang terpenting adalah merawat dan mencintai diri sendiri, tanpa membiarkan standar kecantikan yang tidak realistis menghancurkan rasa percaya diri dan kebahagiaan kita.

Penampilan Fisik termasuk fitur wajah seperti mata yang besar, hidung mancung, bibir penuh, dan kulit yang halus dan cerah. Bentuk tubuh juga menjadi pertimbangan, dengan banyak masyarakat yang menghargai tubuh yang langsing dan proporsional.

Kesehatan fisik dan mental seringkali dianggap sebagai indikator kecantikan.Orang yang sehat biasanya memiliki kulit yang bercahaya, rambut yang sehat, dan energi yang baik, yang semua ini bisa menambah daya tarik.Sikap dan perilaku juga sangat berpengaruh pada Kecantikan,dilihat dari cara seseorang berperilaku.

Sikap yang baik, keramahan, dan kepercayaan diri seringkali dianggap menarik.Itulah yang menjadi faktor utama yang ditetapkan oleh masryakat dan bahakan bakat dan kecerdasan Banyak masyarakat yang menghargai individu yang berbakat atau cerdas. Kemampuan untuk berbicara dengan baik, berpikir secara kritis, atau memiliki bakat khusus bisa menambah daya tarik seseorang.

Dan bisa menjadi seorang yang berguna dikalangan masryakat akan sangat berpangruh pada diri sesorang untuk bisa diakui karena kenyatanya perempuan yang hanya memiliki fisik yang berlebihan karena dibuat-buat akan pudar sewaktu-waktu itulah mengapa kita harus bisa menjadi perempuan yang memilki skill dan kemampuan serta pengatuhan yang luas.Karena pada dasarnya pendidikan bagi perempuan itu sangatlah penting karena dialah peran utama yang akan mendidik generasi penerus.

Cobalah untuk mampu menerima diri dengan segala kekurangan dan kelebihannya, setiap orang memiliki porsi masing-masing dalam diri mereka jadi jangan pernah menganggap diri tidak pantas untuk apa pun dan siapa pun itu.

Cantik menurut media sosial atau pandangan orang lain terkadang merujuk pada persepsi tentang kecantikan yang dipengaruhi oleh standar dan citra yang ditampilkan di media sosial dan ini benar atau pendapat orang lain.

Dalam konteks ini, kecantikan sering kali diukur berdasarkan penampilan fisik yang ideal atau standar yang ditetapkan oleh industri kecantikan atau tren yang sedang berlaku.

Namun, penting untuk diingat bahwa standar kecantikan ini seringkali dipengaruhi oleh media dan industri kecantikan, dan bisa menimbulkan tekanan yang tidak sehat.

Setiap orang memiliki kecantikan mereka sendiri, dan yang terpenting adalah merasa nyaman dan bahagia dengan diri  sendiri.

Setiap orang memilki pandanganya tersendiri terhadap definisi cantik.Misalnya saja cantik menurut kalangan orang tua adalah dia yang mengerti tata karma dan mampu menepatkan dirinya sebagimana mestinya. Namun,definisi cantik menurut kalangan orang muda berbeda,cantik menurut mereka adalah dia yang memilki kulit putih mulus,badan tinggi ideial dan bahakan semua dipengaruhi oleh media sosial yang dimana mereka melihat kencantikan yang sebenarnya seperti perempuan yang memiliki kulit putih dan rambut lurus.

Dari hal ini kita bisa melihat banyak kejadian yang terjadinya operasi plastik pada kalangan baik perempuan maupun laki-laki.Dan bahakan mereka berani untuk mengubah tubuh mereka dengan begitu mudah,jadi pengaruh media sosial bagi perkembangan masryakat sekrang sangat besar,

Harapannya semoga kalangan Masaryakat bisa menggunakan media sosial dengan bijak dan lakukan hal-hal yang positif yang tidak memengaruhi kesehatan bagi diri mereka sendiri.

Pandangan ini dapat menciptakan tekanan dan perasaan tidak aman pada individu untuk mencoba memenuhi standar kecantikan yang seringkali tidak realistis ataPenting untuk di bahwa pandangan kecantikan versi diri sendiri lebih penting daripada pandangan orang lain atau media sosial.

Cantik seharusnya bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang kepercayaan diri, kesehatan mental, kebaikan hati, dan keunikan setiap individu. Menghargai kecantikan versi diri sendiri adalah langkah penting dalam membangun rasa harga diri yang positif dan kesehatan mental yang baik tidak mencerminkan keunikan setiap individu. **

Oleh : Albina Jeni (Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Trhibuwana Tunggadewi Malang).

Okebajo.com adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *