Ritual Adat Wuat Wa’i Stefanus Gandi, Dapat Dukungan Keluarga Besar 23 Gendang di Lembor

Suasana acara ritus adat teti tangkal, wuat wa,i dari Stefanus Gandi yang dilaksanakan di Gendang Kondeng, Desa Wae Bangka, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (29/11/2023).

Labuan Bajo, Okebajo.com, – Ritus adat Teti Tangkal Wuat Wa’i calon Anggota DPR RI Dapil NTT I Stefanus Gandi di Gendang Kondeng, Desa Wae Bangka, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (29/11/2023), berlangsung meriah.

Ritus adat perutusan tersebut dihadiri ratusan orang dari berbagai daerah. Tidak hanya itu, acara adat besar tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh adat dan keluarga besar dari 23 gendang di Kecamatan Lembor.

Massa dari 23 gendang tersebut juga secara terang-terangan menyatakan dukungan kepada Stefanus Gandi menuju Senayan.

Ritus adat itu diawali dengan acara Tuak Kepok sebagai penyambutan untuk tamu undangan yang hadir.

Tak tanggung-tanggung, selain mendukung Stefanus Gandi pada pemilihan legislatif 2024 mendatang, para tua adat juga lewat ritus adat meminta restu Tuhan, alam dan leluhur untuk merestui perjuangan calon dari PAN dengan nomor urut 4 itu.

Tua Gendang Maras Gregorius Barbariso menyatakan sikap untuk dukung Stefanus Gandi dalam kontestasi politik pileg 2024 mendatang.

Gregorius menegaskan hal tersebut saat menerima Kepok (acara adat penerimaan) dari Tua Adat Kondeng selaku tuan rumah acara ritus Wuat Wa’i dari Stefanus Gandi.

Ia berharap lewat acara adat Wuat Wa’i Tuhan dan leluhur bisa merestui niat dan cita-cita Stefanus Gandi.

Berharap tidak mendapatkan halangan setiap kali ia jalan meminta dukungan rakyat di daratan Flores menuju DPR RI.

“Porong neka manga watang pangga, neka manga ronggo do,ong latang ta lako de anak dite Stefanus Gandi. Porong hia kali lengkang salang latang sanggen nuk diha kut lonto lau Senayan (semoga tidak ada halangan atau  hambatan dalam setiap perjalanan dari anak Stefanus Gandi dan juga selalu buka jalan agar dia bisa berhasil untuk duduk di Senayan),” ungkapnya.

Tua Gendang Manga Martinus Mujur selaku juru bicara dalam acara adat tersebut menjelaskan, Wuat Wa’i sebagai ritus adat Manggarai untuk meminta restu kepada Tuhan, alam dan leluhur agar perjuangan seseorang berhasil dan tanpa hambatan.

Dalam hal ini, mereka berdoa agar Stefanus Gandi tidak mendapatkan rintangan dalam perjuangan menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029.

“Saya mohon kepada Tuhan, alam dan leluhur agar anak Stefanus Gandi mendapat dukungan dari seluruh masyarakat darat Flores ini dan juga tidak ada halangan atau hambatan dalam segala perjuangannya,” ucapnya.

Ritus adat Teti Tangkal Wuat Wa’i itu ditandi dengan menyembeli seekor ayam jantan kemudian melihat tanda dalam ayam yang disebut “Toto Urat Di’a”.

Lewat Toto Urat Di’a, warga bisa mendapatkan petunjuk apakah doa mereka diterima atau mendapatkan restu Tuhan, alam dan leluhur atau tidak.

Dalam acara itu, menurut Martinus, doa mereka diterima oleh Tuhan, alam dan leluhur ditandai dengan “Urat Di’a”

“Iyo…wali laku ite, urat dia manuk ho,o (Terima kasih petunjuknya sangat baik),” ungkapnya.

Selanjutnya, semua perwakilan tua adat yang hadir memberikan dukungan dalam menyukseskan Stefanus Gandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *