Labuan Bajo |Okebajo.com | Tony, pemilik PT TMCC (Jasa Sound System Labuan Bajo) tidak pernah henti menunjukkan semangat dan dedikasi luar biasa terhadap almamaternya, Universitas Katolik Indonesia (Unika) St. Paulus Ruteng. Sebagai bentuk dukungan nyata, Tony menyokong penuh kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Asistensi Natal yang diikuti oleh 110 mahasiswa di Stasi Ratu Renya Rosari Waemasa, Paroki St. Mikhael Noa.
Dukungannya tidak hanya menyediakan perangkat sound system berkualitas tinggi, Tony juga memfasilitasi tenda acara, ornamen Natal, hingga menyiapkan berbagai hadiah untuk pertandingan olahraga yang digelar guna memeriahkan suasana Natal di desa tersebut.
Kebanggaan Almamater terhadap Sang Alumni
Eric Senen, Dosen Pembimbing Unika St. Paulus Ruteng, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, kontribusi Tony adalah bukti nyata bahwa nilai-nilai pengabdian yang diajarkan di kampus telah meresap dan dipraktikkan dengan tulus oleh alumninya.
“Kami sangat bangga dengan dukungan total yang disumbangkan oleh mantan mahasiswa kami ini. Ini bukan sekadar bantuan materi, tapi bentuk kecintaan alumni kepada almamaternya melalui aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Eric.
Malam Keakraban Puncak Persaudaraan
Puncak dari rangkaian kegiatan ini ditandai dengan Malam Keakraban yang digelar di halaman Kapela Waemasa pada Jumat malam. Meski dikemas sederhana, suasana kekeluargaan terasa kental saat seluruh umat stasi berkumpul menyaksikan berbagai atraksi kreatif.
Mulai dari tarian tradisional anak-anak sekolah, penampilan mahasiswa, hingga parodi komedi kreatif dari pemuda setempat yang berhasil mengocok perut penonton.
Dalam kesempatan tersebut, Eric Senen menyerahkan cindera mata berupa perlengkapan liturgi kepada Dewan Pengurus Stasi Waemasa sebagai tanda terima kasih atas sambutan hangat warga. Ia pun menitipkan pesan agar anak-anak di Waemasa memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unika St. Paulus Ruteng.
Pesan Alumni: Kuliah Bukan Hanya untuk Jadi Pegawai
Berdiri di hadapan mahasiswa-mahasiswi, Tony memberikan motivasi yang kuat. Ia menekankan bahwa tantangan masa depan menuntut kemandirian.
“Kuliah bukan hanya berorientasi menjadi pegawai negeri. Output Unika St. Paulus harus bisa menciptakan peluang dan lapangan kerja sendiri,” tegas owner PT TMCC ini.
Lebih jauh, ia juga menantang organisasi mahasiswa Gammasando untuk tidak hanya bergerak di bidang liturgi, tetapi juga merambah ke kegiatan akademik seperti Olimpiade Matematika tingkat SD hingga SMA. Ia berjanji, PT TMCC akan selalu siap berada di garis depan untuk mendukung inisiatif-inisiatif cerdas semacam itu di masa mendatang. *(Robert Perkasa)








