Trofi Piala Dunia FIFA Sambangi Jakarta, Erick Thohir: Bukti Dunia Percaya Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Avatar photo
Trofi Piala Dunia FIFA Sambangi Jakarta, Erick Thohir: Bukti Dunia Percaya Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Sang legenda Tim Nasional Brasil, Gilberto Silva, saat menampilkan trofi piala dunia di hadapan tamu undangan, dalam rangkaian FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, Kamis, (22/1). Foto/Obc
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Jakarta, Okebajo.com – Aura kejayaan sepak bola dunia terasa kental di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (22/1/2026). Salah satu simbol paling prestisius dalam sejarah olahraga, Trofi Piala Dunia FIFA, resmi hadir di Ibu Kota dalam rangkaian FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola.

Trofi ikonik berbahan emas 18 karat itu dipamerkan untuk publik Indonesia, menjawab kerinduan jutaan pecinta sepak bola Tanah Air yang selama ini hanya bisa menyaksikannya melalui layar televisi. Kehadirannya menjadi momen langka sekaligus bersejarah, menghadirkan atmosfer Piala Dunia langsung ke jantung Indonesia.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Kehadiran trofi tersebut menandai puncak rangkaian tur dunia Piala Dunia FIFA, sekaligus menjadi pengakuan atas posisi strategis Indonesia dalam peta sepak bola global. Sebelum tiba di Jakarta, trofi ini lebih dulu dipamerkan di Malaysia dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma pada pagi hari dengan pengawalan ketat, sebelum dibawa menuju JCC.

Momen sakral pembukaan selubung trofi dilakukan oleh legenda Tim Nasional Brasil, Gilberto Silva, yang turut mengantar Brasil menjuarai Piala Dunia 2002. Sorak kagum pun mengiringi saat trofi emas itu ditampilkan di hadapan para tamu undangan.

Acara prestisius ini turut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Pemuda dan Olahraga RI sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha, serta CEO Coca-Cola Indonesia Xavi Selga.

Dalam sambutannya, Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa singgahnya trofi Piala Dunia FIFA di Indonesia merupakan bukti nyata kepercayaan dunia terhadap potensi sepak bola nasional.

“Sekarang Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih untuk disinggahi trofi Piala Dunia yang asli. Ini tentu hal yang sangat positif dan menjadi bagian dari upaya membangun sepak bola nasional untuk meraih mimpi besar di masa depan,” ujar Erick.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah menjadikan sektor pemuda dan olahraga sebagai program prioritas nasional, mengingat peran strategis generasi muda dalam kemajuan bangsa.

“Pemuda harus menjadi yang terdepan. Kita dorong program pembangunan karakter, kepemimpinan, hingga kesehatan mental. Organisasi kepemudaan dan olahraga juga harus bersatu, tidak boleh terpecah,” tegasnya.

Menurut Erick, penyelenggaraan event olahraga berskala besar tak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga meningkatkan indeks kesehatan masyarakat dan memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

“Kami terbuka mendorong event-event besar, baik di Jakarta maupun daerah lain. Industri olahraga tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja, perlu kolaborasi dengan sektor swasta,” pungkas Erick Thohir.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmen penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional. Ia menilai Jakarta memiliki infrastruktur dan fasilitas olahraga yang siap digunakan untuk event kelas dunia.

Lebih dari sekadar nilai komersial, Pramono menilai FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola memberi pengalaman emosional dan inspiratif bagi masyarakat Indonesia.

“Walaupun Indonesia belum pernah menjadi juara Piala Dunia, setidaknya hari ini kita pernah melihat langsung pialanya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga secara terbuka mengajak Coca-Cola untuk menjalin kolaborasi jangka panjang dengan Persija Jakarta. Menurutnya, Jakarta merupakan pasar besar dengan antusiasme sepak bola yang tinggi, didukung oleh basis suporter Persija yang masif.

“Pemilihan Jakarta sebagai tuan rumah FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola sangat tepat. Market-nya besar dan Jakarta punya klub besar, Persija,” kata Pramono.

Ia berharap Coca-Cola tidak hanya hadir sebagai mitra tur trofi Piala Dunia, tetapi juga terlibat aktif dalam pengembangan sepak bola Jakarta, termasuk menjadi sponsor resmi Persija.

“Kami mengucapkan terima kasih dan siap berkolaborasi. Mudah-mudahan suatu hari Coca-Cola bisa menjadi sponsor Persija,” tutup Pramono.

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *