Labuan Bajo, Okebajo.com – Atmosfer Piala Dunia mulai terasa hingga ke timur Indonesia. Menjelang Road to FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola yang akan digelar pada 22 Januari 2026, Coca-Cola Indonesia berkolaborasi dengan Garuda Gemah Nusantara (GGN) menghadirkan Festival Sepak Bola Rakyat, sebuah perayaan sepak bola yang merakyat, inklusif, dan sarat pembinaan talenta muda.
Festival yang berlangsung selama 12–14 Desember 2025 di Stadion Ora Flobamora, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, ini menjadi titik awal rangkaian nasional yang memadukan semangat kompetisi, edukasi karakter, serta kegembiraan khas sepak bola Indonesia.
Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Manggarai Barat turut ambil bagian dalam festival ini. Mereka mengikuti beragam kegiatan, mulai dari coaching clinic, pertandingan ekshibisi, hingga diskusi inspiratif sepak bola bersama mantan pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono.
Project Manager GGN, Antonius Anadri, menegaskan bahwa Festival Sepak Bola Rakyat dirancang sebagai ruang terbuka yang memberi kesempatan setara bagi anak-anak daerah untuk berkembang.
“Kami ingin menciptakan opportunity baru bagi talenta muda, khususnya di wilayah yang jarang tersentuh program pembinaan berkelanjutan. Labuan Bajo kami pilih sebagai titik awal karena potensinya sangat besar,” ujar Antonius, Sabtu (13/12/2025).
Ia menjelaskan, festival ini tidak hanya berfokus pada pencarian bakat usia U-15 hingga U-18, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat untuk merasakan pengalaman langka menyaksikan langsung trofi paling bergengsi di dunia, FIFA World Cup™ Trophy.
Hal senada, Direktur GGN, Rizky Aidi, dalam keterangan pers yang diterima media ini menyebut bahwa Festival Sepak Bola Rakyat sebagai wujud nyata visi GGN dalam membangun ekosistem sepak bola Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
“Tanpa melihat usia atau tim, setiap orang di festival ini punya ruang untuk bersinar. Ketika kita bergerak bersama dan merayakan energi positif, tercipta kebersamaan yang menumbuhkan kesehatan, kekompakan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Menurut Rizky, kekuatan sejati sepak bola tidak hanya terletak pada kemampuan individu di lapangan, melainkan pada komunitas yang saling menguatkan.
“Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung bagi anak-anak dari Labuan Bajo hingga Palu untuk bermimpi lebih tinggi. Sepak bola kembali ke akarnya—menjadi kegembiraan rakyat yang menumbuhkan solidaritas,” tambahnya.
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha Destria, menilai Festival Sepak Bola Rakyat sebagai wahana penting dalam pembentukan karakter pemain muda.
“Ini bukan hanya ajang bertanding, tetapi ruang edukasi yang menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim sejak usia dini,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025)
Ratu Tisha menambahkan, dengan melibatkan sekolah-sekolah sepak bola dari berbagai daerah, festival ini menghadirkan pengalaman sepak bola yang edukatif, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta usia 15–18 tahun.
Sementara itu, Evan Dimas menekankan bahwa karakter merupakan fondasi utama dalam perjalanan seorang pesepak bola profesional.
“Skill bisa dilatih, tapi respek dan mentalitas harus dibangun sejak awal. Lawan bukan musuh, melainkan bagian dari proses belajar,” tuturnya.
Nobar, Podcast, dan Semangat Rakyat
Sepanjang festival, berbagai aktivitas menarik turut meramaikan suasana, mulai dari coaching session, exhibition match, hingga podcast “Nobar (Ngobrol Bola Ramean) bersama Coca-Cola”.
Podcast ini menangkap esensi nobar khas Indonesia—obrolan santai, penuh canda, dan sarat emosi—yang dipandu oleh figur-figur sepak bola nasional seperti Coach Nova Arianto, Evan Dimas, dan Victor Dethan. Coca-Cola hadir sebagai bagian dari keseruan, menghubungkan penggemar dengan sepak bola dalam suasana akrab ala warung pinggir lapangan.
Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini.
“Sebagai pemegang hak eksklusif FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, kami bangga dapat menghadirkan kesempatan langka bagi masyarakat Indonesia untuk melihat langsung trofi paling bergengsi di dunia. Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di Asia Tenggara yang terpilih, bersama Malaysia dan Thailand,” ungkapnya.
Festival Sepak Bola Rakyat akan digelar di empat kota di Indonesia:
Labuan Bajo – Stadion Ora Flobamora, 12–14 Desember 2025
Jakarta – GBK C Field, 22 Januari 2026
Palu – Stadion Gawalise, 25–26 April 2026
Makassar – Stadion Kalegowa, 22–24 Mei 2026
Pemilihan kota-kota ini menegaskan komitmen GGN dalam mendorong pemerataan pembinaan sepak bola usia muda di seluruh Indonesia.
Menuju FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola.
Festival ini menjadi bagian penting dari perayaan global Road to FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola. Selain Festival Sepak Bola Rakyat, Coca-Cola Indonesia juga akan menggelar FIFA World Cup™ Trophy Viewing Event pada 22 Januari 2026, menghadirkan pengalaman eksklusif menyaksikan langsung trofi ikonik FIFA World Cup™.
Frontline Marketing Director Coca-Cola Indonesia, Fitriana Adhisti, menegaskan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang menyatukan.
“Melalui FIFA World Cup™ Trophy Tour by Coca-Cola, kami mengajak pecinta sepak bola untuk merayakan perjalanan menuju panggung terbesar dunia. Datang, saksikan trofi aslinya dari dekat, rasakan energinya, dan buat setiap momen menjadi berarti. Lepas Bersama Coca-Cola. Feel It All!”








