Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Kecamatan Kuwus Dilarikan ke Puskesmas, Hasil Pemeriksaan Belum Dirilis

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Labuan Bajo, Okebajo.com – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilarikan ke Puskesmas Golo Welu pada Kamis (29/1/2026). Mereka diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Desa Pangga, Patrisius Suwandi. Ia menyebutkan, para siswa yang mengalami gangguan kesehatan berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

“Benar, ada sekitar 30-an lebih siswa dari SD dan SMP yang dibawa ke Puskesmas Golo Welu. Mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi MBG kemarin,” ujar Patrisius kepada Okebajo.com.

Menurutnya, kasus serupa tidak hanya dialami siswa SMP Negeri 2 Kuwus. Sejumlah siswa SD dan SMA di wilayah Golo Welu juga menunjukkan gejala yang sama, meski sebagian hanya dirawat di Puskesmas Pembantu (Pustu).

“Anak SD juga banyak, ada juga siswa SMA. Tapi sebagian dirawat di Pustu,” katanya.

Patrisius mengungkapkan, para siswa mengeluhkan gejala mual, diare, sakit perut, lemas, hingga pusing. Dugaan keracunan menguat karena seluruh siswa yang mengalami keluhan mengonsumsi MBG yang berasal dari dapur yang sama.

“Kami belum bisa memastikan apakah ini benar keracunan atau tidak. Tapi dugaannya muncul setelah mereka makan MBG, karena gejalanya sama dan berasal dari satu dapur MBG,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Golo Welu, Yosep Sudi, belum memberikan kepastian terkait dugaan keracunan tersebut. Saat dikonfirmasi, Yosep justru mempertanyakan sumber informasi yang menyebut adanya keracunan MBG.

“Siapa yang memberikan informasi bahwa ada keracunan MBG?” tanyanya kepada Okebajo.com Kamis, (29/1) sore.

Yosep mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih fokus pada pelayanan medis dan pengumpulan data awal, sehingga belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan secara resmi ke publik.

“Saat ini kami masih melakukan pelayanan dan mengumpulkan data-data. Untuk sementara, kami belum bisa menginformasikan hasilnya agar tidak terjadi simpang siur,” jelas Yosep.

Ia menambahkan, Puskesmas Golo Welu juga masih menunggu kedatangan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat yang tengah menuju dapur MBG untuk melakukan penelusuran.

“Untuk sementara, kami belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan di Puskesmas,” pungkasnya.

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *