Labuan Bajo | Okebajo.com – Jalur lintas Trans Labuan Bajo – Ruteng mengalami hambatan serius pada Kamis (5/3/2026) pagi. Sebuah truk ekspedisi roda enam (R6) mengalami kerusakan mesin tepat di titik krusial, yakni tanjakan curam dan tikungan tajam Wae Nengke, Desa Golo Ronggot, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat.
Kronologi dan Dampak Kemacetan
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 Wita ini sempat memicu kekhawatiran akan terjadinya kemacetan total. Posisi truk yang mogok di badan jalan tersebut menutup ruang gerak bagi kendaraan berbadan besar lainnya, termasuk armada pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah menuju Labuan Bajo.
Respons Cepat Kepolisian di Lapangan
Guna mencegah antrean panjang, Kapolsek Lembor, IPDA Vinsen Bagus, S.I.P., beserta jajaran personel kepolisian langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan.
“Kami segera mengerahkan anggota untuk melakukan pengaturan di titik penyempitan. Prioritas utama kami adalah memastikan arus lalu lintas tetap mengalir, meskipun terdapat kendala teknis kendaraan di badan jalan,” tegas IPDA Vinsen Bagus saat memimpin langsung operasi di lokasi kejadian.
Berdasarkan pemeriksaan, truk yang dikemudikan oleh seorang sopir bernama Doni tersebut mengalami kerusakan pada komponen vital.
“Saat ini mekanik beserta suku cadang cadangan sedang dalam perjalanan dari Ruteng. Kami telah meminta pengemudi untuk mempercepat proses perbaikan agar jalur kembali normal sepenuhnya,” tambahnya.
Penerapan Sistem Buka-Tutup
Hingga berita ini diturunkan, akses jalan di Wae Nengke belum pulih seratus persen. Pihak kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup dengan ketentuan sebagai berikut:
* Kendaraan Roda 2, Roda 4, dan Dump Truck: Diizinkan melintas secara bergantian melalui sistem antrean.
* Kendaraan Ekspedisi Berbadan Lebar: Untuk sementara belum bisa melintas karena ruang jalan yang tersisa tidak mencukupi untuk manuver kendaraan besar.
Di lokasi, Doni selaku pengemudi truk menyampaikan permohonan maafnya kepada para pengguna jalan.
“Saya sudah menghubungi tim mekanik di Ruteng dan alat yang dibutuhkan sedang dibawa ke sini. Kami upayakan secepat mungkin agar tidak menghambat jalur ini lebih lama lagi,” ungkapnya dengan nada sesal.
Kondisi Terkini dan Imbauan Keselamatan
Pantauan di lokasi menunjukkan situasi tetap aman dan terkendali. Berkat kesiapsiagaan personel Polsek Lembor, tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti bagi motor dan mobil kecil.
Kapolsek Lembor menutup dengan imbauan penting bagi para pengguna jalan.
“Kami meminta para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memeriksa kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh sebelum menempuh jalur ekstrem Trans Flores guna menghindari kendala teknis di perjalanan,” pungkasnya. *








