Angin Kencang Tumbangkan Pohon Ampupu, ASN PPPK Tewas di Jalan Trans Flores

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

BORONG, Okebajo.com – Musibah pohon tumbang menelan korban jiwa di Jalan Trans Flores, tepatnya di Dusun Ulung Laing, Desa Bangka Pau, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 05.45 WITA. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertimpa pohon besar.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Korban diketahui bernama Lodovikus Odung (50), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK pada Dinas P2KB Kabupaten Manggarai. Korban merupakan warga Pagal, Desa Pagal, Kecamatan Cibal.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menyebutkan bahwa korban tertimpa pohon jenis Ampupu saat sedang melintas dari arah Borong menuju Ruteng.

“Pada saat kejadian, korban sedang melintas dan pada saat itu pula terjadi angin yang sangat kencang, yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa korban,” ujar AKBP Haryanto dalam keterangan tertulisnya, senin siang.

Menurut laporan pihak kepolisian, pohon yang menimpa korban diperkirakan memiliki bobot sekitar 500 kilogram.

Hal ini menyebabkan korban terjepit dan langsung meninggal dunia di lokasi.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pengguna jalan lain yang melintas sekitar pukul 06.00 WITA.

Saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut melalui Call Center 110 Polres Manggarai Timur.

Mendapat laporan tersebut, Anggota Pospol Mano, Bripka Alexandrea Riberu, bersama anggota Intel Kodim 1612 Manggarai, Sertu Karolus Waur, langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Proses evakuasi juga melibatkan Kepala Puskesmas Mano dan warga setempat.

Jenazah korban berhasil diangkat setelah sekitar 15 menit proses evakuasi dari bawah batang pohon besar tersebut.

“Korban langsung diangkat menggunakan tandu ambulans, selanjutnya dibawa menuju Puskesmas Mano untuk dilakukan visum serta pembersihan jenazah,” tambah AKBP Haryanto.

Berdasarkan hasil visum tim medis Puskesmas Mano, korban mengalami luka berat pada kepala bagian belakang sebelah kanan dan telinga mengeluarkan darah.

Selain itu, terdapat memar pada perut bagian kanan, patah tulang serta luka robek pada lengan kanan, dan patah tulang pada betis bagian kanan.

Korban diketahui sedang dalam perjalanan menuju tempat tugasnya di Kecamatan Cibal saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.

Sekitar pukul 11.00 WITA, jenazah Lodovikus Odung telah dibawa oleh pihak keluarga menuju rumah duka di Kampung Rama, Kecamatan Rana Mese, untuk disemayamkan.

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *