Kapolda NTT Tegaskan Tidak Ada Demo Jelang ASEAN Summit

Kapolda NTT Tegaskan Tidak Ada Demo Jelang ASEAN Summit
Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma saat mendampingi Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono meninjau kesiapan sarana prasarana venue ASEAN Summit di Labuan Bajo, Rabu (26/4/2023). Foto/Humas Polres Manggarai Barat

Labuan Bajo | Okebajo.com | Kapolda NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma menghimbau masyarakat agar tidak boleh menggelar demo jelang ASEAN  Summit di Labuan Bajo pada 9-11 Mei 2023 mendatang.

“Jika ada masalah atau keluhan yang perlu disampaikan,  kami sarankan untuk menunda terlebih dahulu dan menunggu hingga acara ASEAN Summit selesai. Setelah itu, masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau pendapat mereka secara langsung atau melalui aksi unjuk rasa” tegas Jenderal bintang dua itu saat menggelar Konferensi Pers di Mapolres Manggarai Barat pada Kamis, (27/4/2023) petang.

Kapolda NTT menegaskan ASEAN Summit merupakan gawe internasional  yang sangat penting dan langka sehingga tidak boleh ada Demo Jelang ASEAN Summit.

Karena itu, masyarakat harus bersama-sama memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dalam rangka mempromosikan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.

Kapolda NTT berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh kepada pihak kepolisian saat menjalankan tugas pengamanan selama acara berlangsung.

Dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat akan sangat membantu dalam menjaga kenyamanan, ketertiban, kelancaran, dan keamanan KTT ASEAN Summit.

“Dengan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Indonesia akan semakin terkenal sebagai negara yang aman, kondusif, dan ramah tamah bagi seluruh tamu dari negara-negara anggota ASEAN”, ujarnya.

Menurut mantan Kadiv Hubinter Polri ini, KTT ASEAN Summit merupakan kesempatan emas bagi Indonesia. Di mata dunia bahwa kita dapat menjadi tuan rumah yang baik. Dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para tamu penting.

Oleh karena itu, tindakan yang berpotensi mengganggu KTT ASEAN Summit harus dapat terhindar.

Ia tegaskan lagi, Polri telah melakukan persiapan dan pengamanan yang matang. Guna mengantisipasi tindakan yang dapat mengganggu keamanan selama KTT ASEAN berlangsung.

“Saya meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar yang dapat memicu tindakan yang merugikan”, pintanya.

Kapolda juga berharap masyarakat dapat memahami himbauan ini demi terwujudnya keamanan dan ketertiban selama KTT ASEAN  berlangsung.  *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *