Bupati Edistasius Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Manggarai Barat

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Labuan Bajo, Okebajo.com – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., menegaskan bahwa sinergi, kolaborasi, serta komunikasi yang konstruktif merupakan kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Manggarai Barat.

Menurut Bupati Edistasius, pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat dicapai melalui kerja sektoral semata, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah daerah, DPRD, maupun elemen masyarakat lainnya.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

“Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan DPRD adalah mitra kerja yang sejajar dan strategis. Karena itu, sinergi, kolaborasi, komunikasi yang konstruktif, serta semangat saling menghormati menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah di tahun-tahun mendatang,” tegas Bupati Edistasius.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Edi saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Manggarai Barat Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Ruang Utama Gedung DPRD Manggarai Barat, Selasa (06/01/2025).

Fokus pada Isu Strategis dan Perubahan Kebijakan

Dalam sambutannya, Bupati Edistasius mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus pada isu-isu strategis serta dinamika perubahan kebijakan tata kelola pemerintahan yang bergerak sangat cepat dan sulit diprediksi.

Ia menekankan bahwa kondisi saat ini menuntut setiap pemerintah daerah untuk mampu melakukan mitigasi risiko, bekerja cepat, serta mengoptimalkan berbagai program strategis—baik nasional maupun daerah—guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui rapat kerja konsultatif yang produktif, kita dapat menjawab tantangan yang tidak mudah ini. Namun dengan semangat gotong royong, saya optimis setiap hambatan dapat kita lalui bersama,” ujar Bupati Edi.

Forum Strategis Awal Tahun

Bupati Edi menilai rapat paripurna ini sebagai forum strategis di awal tahun dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Melalui forum tersebut, fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan, dan representasi dijalankan secara optimal demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel

Terkait kebijakan nasional, Bupati Edi mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan melalui Kementerian Dalam Negeri telah mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola belanja daerah. Realisasi anggaran harus dilakukan secara tepat, produktif, dan tidak menumpuk dana pada rekening pemerintah.

Agenda Penting Daerah

Untuk tingkat daerah, Bupati Edistasius memaparkan sejumlah agenda penting yang telah disepakati bersama dalam Badan Musyawarah DPRD pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026. Agenda tersebut meliputi pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni:

1. Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025

2. Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah

3. Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Manggarai Barat.

“Sidang ini bukan sekadar seremoni rutin, tetapi menjadi titik awal untuk menyelaraskan agenda strategis, meningkatkan efektivitas legislasi, serta mengoptimalkan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Bupati Edi berharap seluruh pembahasan agenda tersebut dapat berjalan secara produktif, objektif, dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan lainnya.

“Setiap kebijakan harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, kualitas pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tandasnya.

Doa untuk Korban KM Sakinah

Di akhir sambutannya, Bupati Edistasius mengajak seluruh peserta rapat untuk sejenak berdoa bagi para korban peristiwa tenggelamnya kapal wisata KM Sakinah. Ia juga menyampaikan dukungan moral kepada keluarga korban serta kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, seraya berharap agar seluruh korban segera ditemukan.

Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua I Rikardus Jani dan Wakil Ketua II Sewargading S. J. Putra.

Rapat dibagi dalam dua agenda, yakni Rapat Paripurna I dengan agenda Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026, serta Rapat Paripurna II dengan agenda penyampaian Keputusan Badan Musyawarah DPRD terkait acara, jadwal, dan waktu pelaksanaan Masa Sidang II.

Turut hadir dalam rapat tersebut unsur Forkopimda Manggarai Barat, pimpinan instansi vertikal di Labuan Bajo, Sekda Manggarai Barat Fransiskus S. Sodo, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan, serta perwakilan organisasi perempuan, akademisi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *