Labuan Bajo, Okebajo.com – Upaya memperoleh keterangan resmi dari Pastor Provinsial SVD Ruteng, Pater Paulus Tolo Djogo, SVD, terkait polemik sengketa tanah Batu Gosok, Labuan Bajo yang menyeret nama Pater Marsel Agot, SVD dan Alo Oba, hingga kini belum membuahkan hasil. Sejumlah langkah konfirmasi yang ditempuh wartawan sejak akhir pekan kemarin berujung tanpa kejelasan.
Di tengah perhatian umat dan masyarakat Manggarai Barat, sikap tertutup ini justru memunculkan tanda tanya baru. Apakah SVD Ruteng tengah menyiapkan langkah internal sebelum berbicara ke publik? Ataukah akan tetap memilih diam di tengah sorotan?
Pada Selasa pagi (17/2/2026), media ini kembali menghubungi Pater Paulus melalui pesan WhatsApp, memohon kesediaan waktu untuk wawancara selagi beliau berada di Labuan Bajo. Namun jawaban yang diterima singkat.
“Saat ini saya sedang sibuk. Maaf sekali,” tulis Pater Paul.
Ketika diminta kemungkinan konfirmasi melalui sambungan telepon, ia hanya menjawab, “Setelah selesai urusan saya ya,” tanpa menyebutkan waktu yang pasti.
Jawaban tersebut menambah daftar upaya konfirmasi yang belum mendapatkan respons substantif, di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini.
Sebelumnya, pada Minggu malam (15/2/2026) sekitar pukul 19.00 WITA, awak media mendatangi Rumah Induk SVD di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Namun Pater Paulus tidak berada di tempat. Sejumlah imam dan Bruder yang ditemui menyampaikan bahwa keberadaan Provinsial belum dapat dipastikan, apakah sedang menjalankan pelayanan atau melakukan kunjungan pribadi.
Baca juga : Polemik Tanah di Batu Gosok, Provinsial SVD Ruteng Bergerak ke Labuan Bajo, Gelar Rapat Tertutup
Wartawan memilih menunggu hingga pukul 21.00 WITA, namun tetap tanpa hasil. Beberapa Frater dan Bruder menyarankan agar konfirmasi dilanjutkan keesokan harinya.
Senin pagi (16/2/2026), awak media kembali mendatangi Rumah Induk SVD Ruteng. Bruder Dede dari Sekretariat SVD Ruteng memastikan bahwa Pater Paulus telah bertolak ke Labuan Bajo.
“Baru saja dia jalan ke Labuan Bajo,” ujarnya.
Seorang karyawati sekretariat turut membenarkan bahwa Pater Paulus sebelumnya berada di lokasi sebelum berangkat.
“Tadi pagi Pater Paul masih bersama kami. Dia sudah jalan ke Labuan Bajo. Kemungkinan dia sudah di Bahong,” katanya.
Keberangkatan tersebut memperkuat informasi bahwa pimpinan tertinggi SVD Ruteng tengah menangani langsung dinamika polemik yang berkembang.
Imam Lain Enggan Berkomentar
Di Rumah Induk SVD, awak media juga menemui Pater Oswaldus Bule, SVD. Berdasarkan salinan dokumen yang diperoleh media ini, namanya disebut-sebut sebagai salah satu penerima hibah tanah di kawasan Batu Gosok, Labuan Bajo.
Namun saat dimintai keterangan, Pater Oswaldus memilih tidak berkomentar panjang dan mengarahkan agar konfirmasi dilakukan kepada pimpinan serikat.
“Saya posisinya sebagai anggota serikat, termasuk Pater Marsel Agot. Alangkah baiknya tanyakan langsung kepada pimpinan besar saya,” ujarnya singkat.
Ia juga menyarankan agar wartawan menghubungi langsung Pater Provinsial melalui telepon atau WhatsApp. Namun upaya tersebut, yang telah dilakukan sejak Minggu malam, belum mendapatkan jawaban berarti.
Rapat Tertutup di Hotel Perundi
Setiba di Labuan Bajo sekitar pukul 16.10 WITA, awak media memperoleh informasi bahwa Pater Paulus bersama sejumlah imam, termasuk Pater Marsel Agot, SVD serta beberapa warga sipil tengah menggelar pertemuan tertutup di Hotel Perundi.
Informasi itu dibenarkan oleh Terseia salah satu karyawan hotel Perundi Labuan Bajo.
“Pertemuan masih berlanjut, sudah mulai dari sekitar jam empat lewat. Orang yang kami tahu hanya dia (Pater Paulus Tolo Djogo). Kami tidak tahu yang lain. Sepertinya nanti lanjut makan malam. Kami sudah siapkan makan malam untuk mereka. Mereka tidak menginap di sini,” ujarnya.
Teresia juga menyarankan agar wartawan meninggalkan catatan jika ada pesan yang ingin diteruskan.
“Kalau ada perlu sekali, supaya kita bisa hubungi. Atau buatkan catatan saja supaya kami teruskan nanti,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pastor Provinsial SVD Ruteng mengenai isi pertemuan maupun sikap kongregasi atas polemik yang mencuat, termasuk surat terbuka Alo Oba dan proses hukum yang sedang berjalan.
Media ini akan terus berupaya mendapatkan klarifikasi resmi demi menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan transparan kepada publik.








