Thailand vs Vietnam di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9/2026), berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim Gajah Perang. Hasil ini bukan sekadar tiga poin: Thailand langsung memastikan diri melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum fase grup selesai.
Bagi Vietnam, malam itu terasa pahit. Selain gagal mengejar tiket final, pelatih Kim Sang-sik menelan kekalahan pertamanya sejak menangani tim tersebut, menurut pemberitaan media Vietnam.
Ringkasan Cepat: Thailand vs Vietnam 2-0
- Skor akhir: Thailand 2-0 Vietnam (Grup B, matchday kedua).
- Pencetak gol: Sarach Yooyen (menit 10) dan Chaiyaphon Otton (90+3).
- Dampak: Thailand kokoh di puncak Grup B dengan 6 poin dan dipastikan lolos ke final.
- Lawan di final: juara Grup A, yang masih diperebutkan Malaysia, Indonesia, dan Singapura.
- Jadwal final: Senin (5/10/2026) di Jakarta, menurut jadwal yang dilansir media nasional.
Jalannya Pertandingan Thailand vs Vietnam
Sarach Yooyen Buka Keunggulan Lewat Tembakan Jarak Jauh
Thailand tampil agresif sejak menit awal dan hasilnya datang cepat. Pada menit ke-10, Sarach Yooyen melepas tembakan dari luar kotak penalti yang menembus gawang Vietnam.
Setelah tertinggal, Vietnam menaikkan garis permainan dan meningkatkan tekanan. Sayangnya, pertahanan Thailand yang tertata rapi membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih.
Gol Dianulir VAR dan Tiang Gawang Jadi Penyelamat
Vietnam sebenarnya nyaris menyamakan skor menjelang turun minum. Nguyen Tai Loc berhasil mengelabui kiper Thailand, tetapi gol itu dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan ia berada dalam posisi offside.
Di awal babak kedua, Kim Sang-sik memasukkan tiga pemain pengganti demi menajamkan lini serang. Thailand hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-52 saat tendangan bebas Sarach membentur tiang gawang.
Chaiyaphon Otton Pastikan Kemenangan di Masa Injury Time
Vietnam menguasai bola lebih lama pada paruh kedua, tetapi tetap sulit menembus pertahanan lawan. Peluang Hoang Duc pada menit ke-58 pun masih bisa diamankan kiper Thailand dengan mudah.
Ketika waktu normal nyaris habis, Chaiyaphon Otton menutup laga lewat gol di menit 90+3. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir.
Klasemen Grup B FIFA ASEAN Cup 2026
Kemenangan ini adalah yang kedua bagi Thailand di turnamen. Sebelumnya, mereka menghajar Pakistan 4-0 pada Sabtu pekan lalu. Vietnam sendiri membuka turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Filipina.
| Pos | Negara | Main | M | S | K | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Thailand | 2 | 2 | 0 | 0 | 6-0 | 6 |
| 2 | Vietnam | 2 | 1 | 0 | 1 | 1-2 | 3 |
| 3 | Filipina | 2 | 0 | 1 | 1 | 2-3 | 1 |
| 4 | Pakistan | 2 | 0 | 1 | 1 | 2-6 | 1 |
Keterangan: M = menang, S = seri, K = kalah, SG = selisih gol (memasukkan-kemasukan).
Kenapa Thailand Sudah Pasti ke Final?
Pertanyaan ini wajar muncul, sebab Thailand masih punya satu laga grup tersisa. Jawabannya ada pada aturan pemisah klasemen: jika dua tim punya poin sama, hasil pertemuan langsung (head-to-head) menjadi penentu.
Bayangkan skenario terburuk. Thailand kalah dari Filipina pada Jumat (2/10), sementara Vietnam menang atas Pakistan di hari yang sama. Kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin, tetapi Thailand tetap di atas karena sudah menang 2-0 atas Vietnam.
Artinya, laga terakhir Thailand vs Filipina praktis tanpa beban. Pelatih bisa memanfaatkannya untuk memutar pemain sekaligus menjaga kebugaran menjelang final.
Siapa Lawan Thailand di Final? Persaingan Grup A Memanas
Thailand kini tinggal menunggu pemenang Grup A. Klasemen sementara memperlihatkan persaingan yang ketat menjelang laga pamungkas pada Kamis (1/10).
- Malaysia: 4 poin, memimpin berkat selisih gol.
- Indonesia: 4 poin, membayangi di posisi kedua.
- Singapura: 3 poin, masih punya peluang.
- Bangladesh: 0 poin.
Indonesia akan menjamu Bangladesh di Jakarta, sedangkan Malaysia bertemu Singapura di Bandung. Kedua pertandingan digelar bersamaan, dan menurut ulasan CNN Indonesia, Indonesia maupun Malaysia sama-sama perlu menang dengan skor besar untuk merebut puncak grup.
Reaksi Kim Sang-sik Usai Vietnam Kalah dari Thailand
Usai laga, Kim Sang-sik meminta maaf kepada para pendukung Vietnam. Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas strategi yang diterapkan, sembari menyebut para pemain sudah berjuang semaksimal mungkin.
Ia juga terang-terangan merindukan penyerang naturalisasi Nguyen Xuan Son, yang harus meninggalkan turnamen akibat cedera. Kim bahkan mengaku malu karena timnya gagal mencetak gol, meski sudah mencoba berbagai skema taktik.
Meski begitu, nada optimistis tetap muncul. Kim menyatakan turnamen belum berakhir bagi Vietnam, yang masih akan menghadapi Pakistan pada laga terakhir Grup B, Jumat (2/10).
Konteks: Rivalitas Thailand vs Vietnam yang Kian Panas
Duel ini punya bumbu rivalitas yang kuat. Hanya sekitar sebulan sebelumnya, Vietnam mengalahkan Thailand di final ASEAN Championship 2026 dengan agregat 4-2, sekaligus mempertahankan gelar juara.
Karena itu, Thailand datang ke Bandung dengan motivasi membalas. Mereka juga tampil dengan kekuatan yang lebih lengkap berkat kembalinya sejumlah pemain berpengalaman seperti Chanathip Songkrasin, Nicholas Mickelson, Supachai Chaided, dan Supachok Sarachat.
Yang Perlu Dicermati Selanjutnya
Ada tiga hal yang layak dipantau dalam beberapa hari ke depan. Pertama, siapa yang keluar sebagai juara Grup A pada 1 Oktober. Kedua, seberapa banyak Thailand merotasi skuad saat menghadapi Filipina.
Ketiga, bagaimana Vietnam bangkit tanpa Xuan Son ketika bertemu Pakistan. Hasilnya akan menentukan seberapa kuat mereka menutup turnamen ini.
Data pertandingan dan klasemen dirangkum dari pemberitaan detikSport, CNN Indonesia, tvOnenews, VnExpress, dan Tuoi Tre. Jadwal dan klasemen dapat berubah, silakan cek pembaruan resmi penyelenggara.








