Korea Selatan vs Uruguay di Seoul World Cup Stadium, Senin (28/9/2026), berakhir dengan kekalahan telak 1-4 bagi tuan rumah. Uruguay sudah unggul tiga gol sebelum turun minum, dan Korea Selatan hanya mampu membalas lewat gol hiburan Son Heung-min di menit ke-80.
Meski kalah, laga persahabatan internasional ini punya momen bersejarah: gol Son membuatnya menyamai rekor pencetak gol terbanyak timnas putra Korea Selatan.
Ringkasan Cepat Hasil Korea Selatan vs Uruguay
- Skor akhir: Korea Selatan 1-4 Uruguay (babak pertama 0-3)
- Pencetak gol Uruguay: Darwin Nunez (13′ dan 62′), Giorgian de Arrascaeta (27′), gol bunuh diri Kim Min-jae (43′)
- Pencetak gol Korea Selatan: Son Heung-min (80′)
- Stadion: Seoul World Cup Stadium, disaksikan sekitar 48 ribu penonton
- Wasit: Ning Ma (China)
Uruguay Tancap Gas, Korea Selatan Langsung Tertinggal
Tamu tampil agresif sejak awal. Menit ke-13, Darwin Nunez membuka skor setelah menerima umpan dari Giorgian de Arrascaeta.
Empat belas menit berselang, giliran De Arrascaeta yang menggandakan keunggulan lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Pertahanan tuan rumah terlihat kehilangan pegangan pada momen ini.
Gol Bunuh Diri Kim Min-jae Menambah Luka
Situasi Korea Selatan makin sulit pada menit ke-43. Bek andalan mereka, Kim Min-jae, mencatatkan gol bunuh diri sehingga Uruguay masuk ruang ganti dengan keunggulan 3-0.
Ironisnya, Korea Selatan menguasai bola lebih banyak, tetapi belum mampu melepas satu pun tembakan tepat sasaran pada paruh pertama.
Babak Kedua: Nunez Lengkapi Brace, Son Samai Rekor Legenda
Uruguay memperbesar jarak pada menit ke-62. Nunez menyundul bola hasil umpan silang Guillermo Varela tanpa pengawalan berarti, dan skor berubah menjadi 4-0.
Bagi Nunez, gol ini terasa spesial. Penyerang eks Liverpool tersebut dikabarkan belum mencetak gol untuk timnas sejak Copa America Juni 2024, sehingga penampilan dua golnya di Seoul menjadi pelepas dahaga yang lama ditunggu.
Gol Hiburan Son Heung-min
Korea Selatan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-80. Lee Kang-in mengirim umpan silang dari sisi kanan, dan Son menyambutnya di dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 1-4.
Itu adalah gol internasional ke-58 Son dalam penampilan ke-149 bersama timnas. Capaian tersebut menyamai rekor Cha Bum-kun sebagai pencetak gol terbanyak timnas putra Korea Selatan.
Statistik Pertandingan: Menguasai Bola Belum Tentu Menang
Angka-angka pertandingan menunjukkan betapa efisiennya Uruguay. Korea Selatan unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, tetapi kalah tajam di depan gawang.
| Statistik | Korea Selatan | Uruguay |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 59% | 41% |
| Total tembakan | 14 | 9 |
| Tembakan tepat sasaran | 7 | 4 |
| Expected goals (xG) | 0,86 | 1,21 |
Uruguay mencetak empat gol dari hanya empat tembakan tepat sasaran (salah satunya berupa gol bunuh diri). Sementara itu, tenaga Korea Selatan tampak menurun setelah menit ke-60.
Konteks: Kekalahan Pertama Era Robert Moreno
Hasil ini menjadi kekalahan pertama Korea Selatan di bawah pelatih sementara Robert Moreno. Sepekan sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu mengawali tugasnya dengan kemenangan 3-0 atas Ekuador.
Di kubu Uruguay, laga ini menjadi kemenangan yang menenangkan di bawah arahan Diego Forlan. Mereka datang dengan status baru setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia dan menelan kekalahan dari Jepang pada laga sebelumnya.
Rekor Pertemuan Masih Berpihak ke Uruguay
Kemenangan ini memperlebar dominasi Uruguay dalam sejarah pertemuan kedua tim. Korea Selatan tercatat hanya sekali menang dan dua kali imbang, dengan delapan kekalahan sebelum laga ini.
Apa Selanjutnya untuk Korea Selatan?
Taegeuk Warriors tak punya banyak waktu untuk meratapi hasil ini. Mereka akan menjamu Venezuela di Ulsan pada Jumat (2/10/2026) pukul 20.00 waktu Korea, atau sekitar pukul 18.00 WIB.
Bagi Moreno, laga tersebut menjadi kesempatan memperbaiki lini belakang yang rapuh sekaligus menjaga kepercayaan diri pemain sebelum agenda berikutnya.
Kesimpulan
Pertandingan Korea Selatan vs Uruguay menjadi contoh nyata bahwa efisiensi lebih penting daripada dominasi bola. Uruguay memanfaatkan setiap peluang dan kesalahan lawan, sementara Korea Selatan harus puas dengan catatan pribadi Son Heung-min sebagai satu-satunya sisi terang malam itu.







