Dirgahayu RI ke-81, PPK 3.1 PJN Wilayah III NTT Tegaskan Komitmen Tuntaskan Jalan Nasional Trans Flores

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

LABUAN BAJO, Okebajo.com — Memaknai 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nur Indah Indriani, menyampaikan ucapan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTT.

Momentum kemerdekaan tahun ini menjadi penyemangat bagi PPK PJN Wilayah III NTT untuk terus menghadirkan pembangunan infrastruktur jalan nasional yang berkualitas, aman, nyaman, sekaligus mampu memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Flores.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

“Atas nama PPK 3.1 PJN Wilayah III NTT, kami mengucapkan Selamat HUT RI ke-81. Kemerdekaan ini kami maknai dengan semangat gotong royong dan kerja nyata membangun negeri, khususnya melalui pembangunan infrastruktur jalan nasional,” ujar Nur Indah Indriani.

Menurutnya, jalan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan menjadi urat nadi yang menggerakkan berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga pariwisata.

Di NTT, salah satu jalur strategis tersebut adalah Jalan Nasional Trans Flores yang membentang dari Labuan Bajo hingga Ende dan menjadi penghubung penting bagi masyarakat di berbagai kabupaten di Pulau Flores.

“Jalan Nasional Trans Flores bukan hanya sekadar aspal. Ini adalah simbol persatuan Indonesia. Ini adalah jalan penghubung antarkabupaten, penghubung antara produsen dan pasar, serta penghubung mimpi masyarakat NTT menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Komitmen Hadirkan Jalan yang Mantap, Aman, dan Berkualitas

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PPK PJN Wilayah III NTT kembali menegaskan komitmennya memastikan ruas Jalan Nasional Trans Flores di wilayah kerja PJN III NTT berada dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah langkah strategis.

Pertama, peningkatan kualitas pekerjaan. Seluruh pekerjaan preservasi maupun peningkatan jalan akan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu dan tepat waktu. PPK menegaskan tidak ada toleransi terhadap pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan.

Kedua, memperkuat konektivitas pariwisata. Ruas Labuan Bajo–Ruteng–Bajawa–Ende merupakan jalur strategis yang mendukung perkembangan pariwisata Flores. Infrastruktur jalan yang baik diharapkan semakin memudahkan wisatawan maupun masyarakat menuju berbagai destinasi unggulan, termasuk Labuan Bajo, Taman Nasional Komodo dan Danau Kelimutu.

Ketiga, memperkuat perekonomian masyarakat. Jalan nasional yang mantap akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, produk UMKM dan berbagai kebutuhan pokok. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat membantu menekan biaya logistik sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

Keempat, membuka ruang pengawasan publik. PPK mengajak masyarakat dan media massa untuk turut mengawasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur di lapangan.

“Setiap temuan di lapangan akan kami tindaklanjuti demi kepentingan publik. Kami sadar masih ada tantangan dan pekerjaan rumah. Namun dengan semangat 17 Agustus, kami bertekad untuk terus berbenah dan menghadirkan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” lanjutnya.

Momentum HUT ke-81 untuk Memperkuat Sinergi

Memasuki usia 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, PPK PJN Wilayah III NTT berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kontraktor, konsultan dan masyarakat semakin kuat.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan jalan nasional tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Semoga sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kontraktor, Konsultan, dan Masyarakat terus terjalin kuat. Mari kita jaga bersama-sama aset negara ini,” ungkapnya.

Ia berharap Jalan Nasional Trans Flores ke depan benar-benar mampu menjadi tulang punggung konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Pulau Flores.

“Semoga di usia kemerdekaan ke-81 ini, Jalan Nasional Trans Flores benar-benar menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Pulau Flores,” harapnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun NTT.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersama kita wujudkan konektivitas yang semakin kuat untuk Indonesia yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Tentang PPK PJN Wilayah III NTT

PPK merupakan Pejabat Pembuat Komitmen di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III NTT, Kementerian Pekerjaan Umum, yang bertugas mengelola anggaran serta pelaksanaan kegiatan preservasi dan pembangunan jalan nasional di sebagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, termasuk ruas strategis Jalan Nasional Trans Flores.

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *