Manggarai Barat, Okebajo.com — Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Manong, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat yang akan digelar pada 29 September 2026, dinamika politik di desa tersebut semakin terasa. Salah satu kandidat yang kembali maju dalam kontestasi itu adalah Marianus Sumardi Karim (MSK), kepala desa petahana yang kini mencalonkan diri untuk periode 2027–2034. Dalam pengundian nomor urut yang telah dilakukan panitia, MSK memperoleh nomor urut 1.
Menghadapi persaingan dengan empat calon lainnya, kandidat bernomor urut 1 tersebut mengaku optimistis memperoleh dukungan mayoritas masyarakat Desa Manong. Keyakinan itu, menurutnya, lahir dari komunikasi yang selama ini terjalin dengan warga serta berbagai program pembangunan yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya.
Sebagai petahana, MSK menilai masyarakat dapat menilai secara langsung capaian maupun program yang telah dilaksanakan selama dirinya memimpin Desa Manong. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada masyarakat sebagai pemegang kedaulatan dalam Pilkades.
“Sebagai calon tentu saya optimistis. Saya percaya masyarakat Manong sudah cukup cerdas untuk menilai dan menentukan pilihan terbaik bagi masa depan desa ini,” ujar Ardi sapaan akrabnya, Jumat (25/9/2026) usai menggelar kampanye akbar.
Pilkades Manong tahun ini menjadi salah satu pesta demokrasi desa yang cukup menarik perhatian masyarakat Kecamatan Pacar. Selain diikuti lima kandidat, pemilihan tersebut akan menentukan arah pembangunan Desa Manong untuk delapan tahun mendatang.

MSK mengatakan dirinya memilih fokus menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada masyarakat dibanding terlibat dalam persaingan yang berpotensi menimbulkan perpecahan. Ia mengajak seluruh pendukung dan simpatisannya untuk tetap menjaga persaudaraan, keamanan, dan ketertiban selama tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati. Namun, persatuan dan kebersamaan warga Desa Manong harus tetap dijaga setelah pemilihan usai.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pilkades ini agar berjalan aman, damai, dan bermartabat. Setelah pemilihan selesai, kita semua tetap bersaudara dan memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Desa Manong menjadi lebih baik,” katanya.
Sebagai kepala desa petahana, MSK juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini telah mendukung berbagai program pembangunan di Desa Manong. Ia berharap proses demokrasi yang akan berlangsung pada 29 September mendatang dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat mandat rakyat.
Tahapan Pilkades Manong sendiri terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Masyarakat yang memiliki hak pilih akan menentukan pemimpin desa untuk periode 2027–2034 melalui pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 29 September 2026.
Dengan status sebagai petahana, nomor urut 1, dan pengalaman memimpin Desa Manong selama satu periode terakhir, Marianus Sumardi Karim kembali meminta kepercayaan masyarakat untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang dinilai masih perlu diteruskan demi kemajuan desa.












