Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Komitmen BRI Memacu Nadi Ekonomi Labuan Bajo

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

LABUAN BAJO, Okebajo.com – Mentari senja di ufuk barat Flores perlahan meredup, meninggalkan jejak semburat jingga yang memayungi Rooftop Meruorah Hotel pada Rabu, 4 Marer 2026. Di bawah langit yang tenang itu, kehangatan tidak hanya datang dari suhu udara tropis, melainkan dari sapaan akrab dalam agenda buka puasa bersama yang digelar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Labuan Bajo.

Malam itu, BRI bukan sekadar berperan sebagai institusi finansial, melainkan menjadi “rumah” bagi silaturahmi lintas sektor. Dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manggarai Barat, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, hingga mitra strategis, acara ini menjadi panggung dialog yang melampaui formalitas perbankan.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Menjadi Tulang Punggung Sektor Produktif

Di tengah suasana penuh kekeluargaan, Pemimpin Cabang BRI Labuan Bajo, Achmad Sidik Nurcahyo, menegaskan bahwa keberadaan BRI adalah untuk memberi makna Indonesia melalui dampak sosial yang nyata.

Fokus utamanya jelas: menjadi mesin penggerak bagi sektor-sektor produktif yang menjadi urat nadi ekonomi daerah.

“BRI hadir sebagai mitra strategis pemerintah. Kami berkomitmen penuh mendukung sektor produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi Manggarai Barat—mulai dari ketangguhan UMKM, produktivitas sektor pertanian dan perikanan, hingga akselerasi pariwisata yang kini berkembang pesat di Labuan Bajo,” ujar Achmad.

Bagi BRI, sinergi dengan pemerintah daerah adalah kunci agar program pembiayaan dan pemberdayaan tidak hanya sekadar angka di atas kertas, tetapi benar-benar menyentuh akar rumput.

“Kami ingin memastikan setiap langkah pertumbuhan ekonomi didorong oleh sinergi yang kuat. Kolaborasi antara perbankan dan pemerintah akan menciptakan stabilitas ekonomi yang sehat dan inklusif,” tegasnya.

Refleksi Spiritual dan Spirit Kolaborasi

Kehangatan ini disambut hangat oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi. Dalam refleksi singkatnya, Bupati yang akrab disapa Edi Endi ini mengajak seluruh elemen memaknai Ramadan sebagai momentum “kembali ke titik nol” untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ruang dialog yang digagas BRI ini sangat krusial.

“Momen seperti ini adalah kesempatan untuk berbagi kendala dan saling menguatkan. Ketika kita bersinergi—baik dalam aspek iman maupun tata kelola pemerintahan—masyarakatlah yang akan merasakan dampak kesejahteraan yang nyata,” tutur Bupati Edi.
Fondasi Ekonomi Kerakyatan

Lebih dari sekadar jamuan makan malam, pertemuan ini mempertegas kesiapan BRI dalam mendukung visi besar pembangunan di ujung barat Pulau Flores.

Dengan memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok, BRI berupaya memastikan pelaku usaha kecil di desa-desa wisata maupun nelayan di pesisir memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang akrab. Di bawah naungan bulan suci, BRI Labuan Bajo kembali membuktikan sebuah filosofi penting: bahwa kemajuan ekonomi yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika fondasi silaturahmi dan kepercayaan antar-lembaga telah terbangun dengan kokoh.

Dari rooftop Meruorah, sebuah pesan kuat terpancar: Bersama BRI, Labuan Bajo siap melaju lebih kencang dengan sinergi yang tak terputus. *

(Robert Perkasa)

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *