Inter Miami vs Columbus pada Minggu malam waktu setempat (27/9/2026) berakhir dengan cara yang menyakitkan bagi tim tamu. Lionel Messi mencetak gol tendangan bebas dari sudut yang nyaris mustahil, tetapi Columbus Crew membalas lewat gol Jamal Thiaré di masa tambahan waktu dan menang 2-1.
Kekalahan ini membuat Inter Miami gagal mengamankan poin di ScottsMiracle-Gro Field, Columbus, Ohio. Bagi tuan rumah, hasil ini menjadi suntikan besar dalam perburuan tiket playoff.
Ringkasan Cepat: Hasil Inter Miami vs Columbus
- Skor akhir: Columbus Crew 2-1 Inter Miami (MLS Matchday 28).
- Gol Columbus: Josef Martínez (penalti, menit 28) dan Jamal Thiaré (90+8′).
- Gol Inter Miami: Lionel Messi (tendangan bebas, menit 33).
- Kartu merah: Santiago Morales (Inter Miami) diusir setelah dua kartu kuning di masa tambahan waktu.
- Catatan Messi: Gol ke-21 di MLS musim ini dan memperlebar jarak di puncak daftar top skor.
Kronologi Pertandingan Columbus vs Inter Miami
Columbus tampil dominan di babak pertama dan hanya membiarkan Inter Miami melepas satu tembakan. Namun, satu tembakan itu ternyata cukup untuk membuat stadion terdiam.
Penalti Josef Martínez Bawa Columbus Unggul
Momen pertama yang memanaskan laga datang dari situasi tendangan sudut Brais Méndez. Josef Martínez dijatuhkan Yannick Bright di area enam yard, dan wasit Victor Rivas baru menghentikan permainan untuk meninjau kejadian itu setelah lebih dari satu menit.
Setelah tinjauan video, Rivas menunjuk titik putih. Pemain Miami memprotes keras karena merasa ada handball Columbus yang terlewat, dan Casemiro diganjar kartu kuning karena protes. Martínez lalu menaklukkan kiper lewat eksekusi ke pojok kiri untuk membuat skor 1-0 di menit ke-28. Gol itu menjadi gol MLS ke-131 dalam kariernya sekaligus gol pertamanya dalam sembilan laga bersama Columbus.
Gol Tendangan Bebas Messi dari Sudut Sempit
Hanya lima menit berselang, Messi menjawab. Dari posisi sekitar tujuh yard dari garis gawang di sisi kanan, hampir semua orang di stadion mengira bola akan dikirim ke kotak penalti.
Kaki kiri Messi justru melengkungkan bola melewati jangkauan kiper Patrick Schulte, masuk tepat di bawah mistar dan menyentuh jaring samping gawang. Skor menjadi 1-1 di menit ke-33, dan momen itulah yang kemudian ramai dibicarakan sebagai gol dari “sudut mustahil”.
Drama Injury Time: Kartu Merah dan Gol Thiaré
Babak kedua berjalan makin keras. Messi sempat punya peluang menambah gol, tetapi tembakan jarak jauhnya ditepis Schulte dan satu percobaan lain hanya membentur jaring samping.
Di masa tambahan waktu, Santiago Morales menerima kartu kuning kedua dan Inter Miami harus bermain dengan sepuluh orang. Tak lama kemudian, tembakan Méndez gagal diamankan kiper Rocco Ríos Novo, dan Thiaré yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-83 menyambar bola muntah itu untuk gol kemenangan di menit 90+8.
Statistik Laga: Miami Menguasai Bola, Columbus Lebih Tajam
Angka-angka pertandingan menunjukkan gambaran yang berbeda dari skor akhir. Inter Miami memegang 55 persen penguasaan bola dan mencatat 533 umpan, tetapi Columbus jauh lebih berbahaya di depan gawang.
Menurut catatan Associated Press, Crew unggul dalam jumlah tembakan 14 berbanding 5, dengan 7 tembakan tepat sasaran berbanding 3. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi Columbus atas Miami di MLS sejak 31 Agustus 2022.
Performa Lionel Messi dan Perburuan Rekor Tendangan Bebas
Di tengah kekalahan tim, Messi tetap tampil menonjol. Ia melepas tiga tembakan (dua tepat sasaran), membuat dua umpan kunci, dan menuntaskan 27 dari 29 umpannya.
Gol tersebut merupakan gol tendangan bebas langsung ke-12 Messi untuk Inter Miami di semua kompetisi dan yang keenam musim ini. Dengan 21 gol di MLS, ia kini unggul tiga gol atas Petar Musa (FC Dallas) dalam persaingan Golden Boot. Sejumlah media juga mencatat Messi tinggal dua gol tendangan bebas lagi untuk menjadi pencetak gol set piece terbanyak sepanjang sejarah sepak bola.
Klasemen dan Dampak Hasil Columbus vs Inter Miami
Columbus Kembali Hidup di Perburuan Playoff
Sebelum laga, Columbus berada di peringkat ke-13 Wilayah Timur dengan 26 poin dan tertinggal tujuh angka dari FC Cincinnati di posisi playoff terakhir. Tiga poin ini memangkas jarak menjadi empat angka dengan tujuh pertandingan tersisa, sekaligus menaikkan moral menjelang final US Open Cup melawan St. Louis CITY SC bulan depan.
Inter Miami Tertahan di Papan Atas dengan Tren Menurun
Miami tetap berada di peringkat ketiga Wilayah Timur dengan 46 poin, tetapi tren mereka mengkhawatirkan. Dalam sepuluh laga terakhir, juara bertahan MLS Cup itu hanya mencatat satu kemenangan, tiga kekalahan, dan enam hasil imbang.
Hasil ini juga terjadi setelah imbang 2-2 dengan San Diego FC pekan lalu, padahal Miami baru saja mengangkat trofi Campeones Cup. Ironisnya, Miami memiliki catatan tandang terbaik di liga sebelum laga ini, sehingga kekalahan di Ohio terasa mengejutkan.
Sebelum Kickoff: Apa yang Dipertaruhkan di Laga Ini
Pertandingan ini digelar dalam rangkaian Sunday Night Soccer MLS dan disiarkan lewat Apple TV. Columbus datang dengan bintang baru seperti Brais Méndez, Santiago Rodríguez, serta Josef Martínez yang mengejar gol ligas pertamanya untuk klub.
Di kubu tamu, Messi memimpin daftar kontribusi gol MLS dengan 33 keterlibatan (20 gol dan 13 assist) sebelum laga. Luis Suárez, Rodrigo De Paul, dan Casemiro melengkapi skuad yang mengejar finis empat besar demi peluang menjadi juara beruntun MLS Cup, sesuatu yang belum terjadi sejak LA Galaxy pada 2011-2012.
Jadwal Berikutnya untuk Inter Miami dan Columbus
Messi akan lebih dulu meninggalkan Miami untuk laga perpisahannya bersama timnas Argentina melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada 6 Oktober. Setelah itu, Inter Miami menjamu D.C. United pada 10 Oktober.
Pada tanggal yang sama, Columbus bertandang ke Orlando City. Keduanya sama-sama butuh momentum, satu untuk mengejar playoff dan satu lagi untuk memperbaiki tren buruk.
Kesimpulan
Laga Inter Miami vs Columbus kembali membuktikan bahwa kualitas individu Messi belum pudar, sekaligus menunjukkan bahwa satu gol indah tidak selalu cukup untuk membawa pulang poin. Columbus berhak merayakan kemenangan dramatis, sementara Miami punya pekerjaan rumah soal konsistensi dan disiplin di menit-menit akhir.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan pertandingan dari MLSSoccer.com, ESPN, Yahoo Sports/HITC, dan Associated Press.








