Kepala Desa Golo Ndaring Jemput Ibu Hamil Antar ke Puskesmas

Makrina Naldis (22) Ibu hamil hendak melahirkan anak pertama di Puskesmas Werang. Ia didampingi keluarganya berjalan kaki sejauh 5 Km karena akses jalan tidak memadai Foto/Robert Perkasa

Labuan Bajo | Okebajo.com | Infrastruktur jalan belum memadai, Pemerintah Desa Golo Ndaring  menjemput warganya yang membutuhkan penanganan medis cepat.

Makrina Naldis (22) Ibu rumah tangga hendak melahirkan anak pertama di fasilitas kesehatan, Puskesmas Werang.

Pasien ibu hamil itu terpaksa berjalan kaki  menempuh perjalanan sejauh 5 kilometer dari kampung Lamung hingga Cunca Rami, Minggu, 26 Maret 2023.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi
karena akses jalan  dari kampung Lamung ke Puskesmas Werang belum dapat dilintasi kendaraan.

Ia didampingi sejumlah keluarganya menyusuri jalan bebatuan dan menyeberangi tiga anak sungai tanpa jembatan.

Menyikapi kondisi tersebut, kendaraan milik Kepala Desa Golo Ndaring bergerak cepat  menjemput pasien ibu hamil itu di Cunca Rami.

“Kendaraan hanya bisa sampai di lokasi itu. Kami  jemput pasien untuk secepatnya mendapat penanganan medis di Puskesmas Werang. Ibu ini hendak melahirkan”, ujar Kepala Desa Golo Ndaring, Benedikrus Alfian Wanggur (Tus Datut).

“Berdasar keterangan medis Puskesmas Werang,  umur kehamilannya 38 minggu 3 hari dengan inpartu”, kata Kades Tus Datut.

Kepala Desa Golo Ndaring, Tus Datut menjemput pasien ibu hamil yang hendak melahirkan di Puskesmas Werang. Foto/Robert Perkasa

Kejadian serupa juga terjadi sebelumnya. Maria Yosefina Imelda (36), ibu hamil dari kampung yang sama terpaksa
menumpang keranda kayu menuju  Puskesmas Werang, ibukota Kecamatan Sano Nggoang.

Ibu tiga anak itu membutuhkan  pertolongan medis karena menderita hipertensi usai melahirkan anak keempat pada Selasa, 1 November  2022 lalu.

Saat itu, pasien juga dijemput  kendaraan Kades Tus Datut karena kondisi jalan yang belum memadai.

Ruas jalan menuju kampung Lamung sudah digusur beberapa tahun tahun lalu. Namun hingga kini belum ada peningkatannya.

Beberapa bulan lalu, Kepala Desa Tus Datut bersama aparat desa melakukan  survei dan pengukuran volume ruas jalan tersebut. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *