SDN Ranggawatu dan SDK Waemasa Bersaing Sengit di Gugus Puncak Eltari

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Labuan Bajo | Okebajo.com – Sorak-sorai kemenangan memecah keheningan di SDI Nara saat turnamen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Gugus Puncak Eltari, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat resmi ditutup pada Selasa, 28 April 2026. Setelah pertarungan sengit selama dua hari, SDN Ranggawatu mengukuhkan diri sebagai kekuatan tak tertandingi dengan prestasi Juara 1 Umum.

Tampil dengan performa gemilang, para atlet cilik dari SDN Ranggawatu berhasil memboyong Piala Bergilir beserta koleksi medali yang mengesankan: 5 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Dominasi mereka terlihat jelas di berbagai cabang olahraga utama. SDN Ranggawatu menyapu bersih podium pertama (Juara 1) pada cabang bergengsi: Sepak Bola (Juara 1), Badminton Putra & Putri (Juara 1), Atletik Putra & Putri (Juara 1) serta kontribusi tambahan dari cabang Tenis Meja dan Voli Putri (Juara 2).

Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras dan pembinaan atlet usia dini yang berjalan efektif di sekolah tersebut.

Persaingan Sengit

Posisi kedua ditempati oleh SDK Waemasa yang memberikan perlawanan luar biasa dengan total 8 medali (3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu). Sekolah ini menunjukkan taringnya pada cabang Voli Putri serta Tenis Meja Putra/Putri dengan menyabet gelar Juara 1.

Meski harus puas sebagai runner-up di cabang Sepak Bola dan Badminton Putra, raihan medali mereka tetap menjadi catatan prestasi yang membanggakan.

Sementara itu, SDK Roe mengamankan posisi ketiga dengan koleksi 1 medali perak dari cabang Badminton Putri dan 5 medali perunggu yang tersebar di cabang Sepak Bola, Voli Putri, Tenis Meja, hingga Atletik.

Sebagai tuan rumah, SDI Nara harus berlapang dada menempati urutan keempat. Meskipun dukungan suporter memenuhi lapangan, keberuntungan belum sepenuhnya berpihak. SDI Nara berhasil mengamankan 1 medali perunggu melalui cabang Tenis Meja Putri.

Apresiasi dan Kebersamaan

Ketua Panitia Penyelenggara, Muhamad Guntur, dalam laporan penutupnya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Selain medali dan piala, para pemenang juga mendapatkan apresiasi berupa uang tunai sebagai pemacu semangat.

“Seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari ini berlangsung aman, lancar, dan tertib. Ini adalah kemenangan bagi sportivitas anak-anak kita,” ujar Guntur.

Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor. Guntur memberikan apresiasi mendalam kepada Kepala Desa Watu Galang, jajaran Tua Golo (Nara dan Lokot), tokoh masyarakat, Linmas, Komite Sekolah, hingga tim medis dari Pustu Desa Watu Galang yang sigap mengawal jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.

Turnamen O2SN tingkat Gugus Puncak Eltari tahun 2026 ini bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan panggung bagi tunas-tunas muda di pelosok desa untuk membuktikan bahwa dengan semangat juang, prestasi setinggi langit bukanlah hal yang mustahil. *

(Robert Perkasa)

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *