Dihantam Kemarau dan Dampak Gempa, Warga Padang SMIP Akhirnya Nikmati 10.000 Liter Air Bersih dari Polantas

Avatar photo
Dihantam Kemarau dan Dampak Gempa, Warga Padang SMIP Akhirnya Nikmati 10.000 Liter Air Bersih dari Polantas
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

LABUAN BAJO, Okebajo.com Di tengah krisis air bersih yang semakin dirasakan warga Padang SMIP, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, secercah harapan datang dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat. Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air akibat dampak gempa bumi Flores dan kemarau panjang.

Aksi kemanusiaan yang digelar pada Selasa (15/9/2026) itu menyasar sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di kawasan perbukitan Padang SMIP, salah satu wilayah yang hingga kini belum terjangkau jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Kondisi warga di wilayah tersebut tergolong memprihatinkan. Selain harus menghadapi keterbatasan akses air bersih, sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup sebagai buruh harian dan pemecah batu manual dengan penghasilan yang pas-pasan.

Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, IPTU Nadhira Bella Shafira, S.Tr.K., mengatakan kegiatan bakti sosial itu merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Tahun 2026 yang mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri.”

“Penyaluran bantuan ini menyasar sedikitnya 50 Kepala Keluarga yang bermukim di kawasan perbukitan tersebut. Kondisi warga kian memprihatinkan lantaran permukiman mereka belum terjangkau jaringan pipa PDAM,” ujar IPTU Nadhira Bella Shafira saat dikonfirmasi di Labuan Bajo, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, masyarakat penerima bantuan saat ini sedang menghadapi tantangan berat, baik dari sisi ekonomi maupun dampak pascabencana yang masih dirasakan hingga sekarang.

“Mayoritas warga penerima manfaat merupakan masyarakat berpenghasilan rendah yang mengandalkan mata pencaharian sebagai pekerja serabutan dan pemecah batu manual. Bakti sosial ini adalah wujud nyata kehadiran dan pengabdian Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kedatangan dua armada truk tangki dengan kapasitas total 10.000 liter air bersih langsung disambut antusias warga yang sejak pagi telah menunggu di lokasi pembagian.

Pemandangan penuh kebersamaan terlihat saat personel Satlantas berseragam lengkap dengan atribut kopel putih sigap membantu menyalurkan air ke berbagai wadah milik warga. Drum plastik, ember hingga jeriken berjejer menunggu giliran diisi.

Bagi masyarakat Padang SMIP, bantuan tersebut bukan sekadar air bersih, tetapi juga menjadi penyambung harapan di tengah keterbatasan yang mereka hadapi.

Maria (38), seorang ibu rumah tangga penerima bantuan, mengaku lega setelah beberapa hari terakhir keluarganya kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak dan Ibu Polisi. Sudah beberapa hari ini kami kesulitan air, pipa tidak ada dan sumur kering. Bantuan air ini sangat berarti untuk kami pakai memasak, minum, dan mandi anak-anak,” ungkapnya haru.

Tak hanya mendistribusikan bantuan air, jajaran Satlantas Polres Manggarai Barat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan dukungan moril kepada warga yang masih berjuang bangkit pascabencana gempa Flores.

IPTU Nadhira menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memastikan warga merasakan kehadiran negara saat menghadapi kesulitan.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar membagikan air, tetapi juga untuk berdialog serta memberikan motivasi moril pascabencana agar warga tetap bangkit dan semangat. Di sela-sela kegiatan, kami juga menyisipkan imbauan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.

Melalui aksi sosial ini, Polres Manggarai Barat berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak krisis air bersih, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana di wilayah Manggarai Barat.

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *