LABUAN BAJO, Okebajo.com — Di tengah upaya pemulihan pascagempa Flores yang mengguncang wilayah Manggarai Barat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus kembali menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat. Bersama warga setempat, personel kepolisian turun langsung membongkar sisa bangunan rumah yang roboh akibat gempa di Kampung Bilas, Kelurahan Golo Ru’u, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (12/9/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut dipusatkan di rumah milik Fransiskus Fon Fedelis Magur, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan dinyatakan tidak lagi layak huni. Selain membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan, Polsek Kuwus juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai untuk membantu meringankan beban keluarga terdampak.
Kegiatan tanggap bencana itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar. Setibanya di lokasi sekitar pukul 09.00 WITA, personel kepolisian terlebih dahulu memberikan arahan terkait keselamatan kerja sebelum bersama warga menyingkirkan material batu, kayu, serta merobohkan bagian bangunan yang retak dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
Menurut IPTU Arsilinus Lentar, langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat bangunan yang sudah tidak stabil pascagempa.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana. Kami melihat sisa struktur bangunan milik Bapak Fransiskus sangat rawan roboh dan dapat membahayakan warga sekitar apabila dibiarkan. Karena itu, atas persetujuan pemilik, kami bersama masyarakat melakukan pembongkaran dan pembersihan secara terukur,” ujar IPTU Arsilinus saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026).
Ia menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
“Sinergitas dan kebersamaan seperti inilah yang menjadi kunci pemulihan pascabencana. Kami ingin memastikan lingkungan warga kembali aman, bersih, dan terbebas dari potensi bahaya reruntuhan,” tambahnya.
Di sela-sela kegiatan gotong royong, personel Polsek Kuwus juga menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga Fransiskus dan sejumlah warga yang terdampak secara ekonomi akibat gempa.
“Selain membantu penanganan fisik bangunan, kami juga menyerahkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai. Semoga bantuan sederhana ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian keluarga dalam masa pemulihan,” tutur IPTU Arsilinus yang akrab disapa Pak Arsi.
Aksi cepat dan kepedulian yang ditunjukkan aparat kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Fransiskus Fon Fedelis Magur mengaku terharu atas bantuan yang diberikan.
“Rumah saya rusak parah akibat gempa dan sudah tidak aman untuk ditempati. Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolsek Kuwus beserta seluruh anggota yang sudah datang membantu membongkar dan membersihkan puing-puing rumah kami. Bantuan sembako dan pakaian yang diberikan juga sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Fransiskus.
Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan jajaran Polsek Kuwus dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, Polres Manggarai Barat telah menginstruksikan seluruh Polsek agar selalu peka terhadap kondisi warga yang membutuhkan bantuan, terutama dalam situasi darurat pascabencana.
“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek untuk tanggap terhadap kondisi masyarakat yang tertimpa musibah. Kehadiran anggota di lapangan bukan hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk tugas kemanusiaan agar warga merasa aman, tenang, dan tidak sendiri menghadapi masa sulit ini,” tegas AKBP Christian.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila membutuhkan bantuan darurat.
“Polres Manggarai Barat bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat dalam proses pemulihan pascagempa,” pungkasnya.
Aksi gotong royong yang dilakukan Polsek Kuwus ini menjadi gambaran kuat bahwa di tengah duka akibat bencana, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap tumbuh. Kehadiran aparat bersama masyarakat bukan hanya membantu membersihkan puing-puing bangunan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka pascagempa Flores.












