SMAK St.Ignatius Loyola dan PT Askrindo Menangkal Candu Digital di Labuan Bajo

Avatar photo
Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Labuan Bajo | Okebajo.com — Ratusan siswa-siswi SMAK St.Ignatius Loyola Labuan Bajo bersama para guru memenuhi Aula DAJ Hall, Jumat, 22 Mei 2026. Antusiasme para pelajar ini bukan sekadar mendengarkan ceramah biasa, melainkan untuk membedah realitas pelik yang sedang dihadapi generasi muda hari ini: algoritma media sosial, jebakan belanja daring, hingga ancaman siber judi online.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) hadir menggelar sosialisasi bertajuk “Literasi Keuangan dan Asuransi: Menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045”. Sebuah langkah preventif untuk membekali para pelajar agar lebih cerdas dan bijak dalam menavigasi teknologi di era digital.

Iklan tidak ditampilkan untuk Anda.

Menjinakkan Gawai di Era Digital

Teknologi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi memberikan kemudahan luar biasa, namun di sisi lain menyimpan ancaman laten jika tidak disikapi dengan bijaksana. Fenomena inilah yang disoroti secara tajam oleh Ketua Departemen TJSL PT Askrindo dalam sambutannya.

Berdasarkan berbagai riset di era digital, ketergantungan terhadap gawai kini tidak lagi mengenal batasan usia. Mulai dari remaja bahkan hingga anak balita sudah terbiasa memegang handphone. Ironisnya, kedekatan ini sering kali membuat penggunanya terjebak dalam arus negatif algoritma media sosial.

“Kegiatan ini diadakan untuk mengimbau para peserta didik agar mampu menggunakan handphone dengan sebaik mungkin. Jangan biarkan teknologi mengendalikan kita untuk hal-hal negatif. Intinya, generasi muda harus paham dan menguasai algoritma media sosial dengan baik, bukan justru dikuasai olehnya,” tegas Ketua Departemen TJSL PT Askrindo.

Lebih jauh, pihak Askrindo juga menekankan pentingnya benteng pertahanan dari lingkungan keluarga. Orang tua memegang peran krusial dalam mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam kecanduan aplikasi belanja berlebihan hingga lingkaran setan judi online.

Sebagai bentuk komitmen nyata, PT Askrindo juga memastikan bahwa jaringan ritel modern mereka tidak akan memfasilitasi transaksi isi ulang (top-up) yang terafiliasi dengan aktivitas judi daring.

Langkah Nyata Menyelamatkan Masa Depan Finansial

Pencegahan sejak dini dinilai sebagai harga mati untuk menyelamatkan masa depan anak dari ancaman kecanduan digital, penipuan siber, hingga “keracunan” ekonomi. Untuk mengantisipasi dampak buruk tersebut, terdapat beberapa langkah konkret yang dapat diterapkan bersama oleh orang tua dan sekolah:

Batasi Durasi Gawai: Menetapkan batasan waktu yang sehat dalam penggunaan gawai harian anak.

Pantau Aktivitas Digital: Mewaspadai perilaku konsumtif anak saat menggunakan aplikasi belanja daring secara berlebihan.

Evaluasi Finansial Berkala: Memeriksa riwayat transaksi keuangan anak secara berkala demi mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Edukasi Bahaya Judi Online*: Memberikan pemahaman mendalam bahwa judi online bukanlah jalan pintas menuju kekayaan, melainkan sebuah skema penipuan finansial dan psikologis yang merusak.

Investasi Menuju Generasi Emas 2045

Apresiasi tinggi datang dari pihak sekolah. Kepala SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo, Pater Agustinus Susanto Naba, SVD, menyampaikan bahwa literasi keuangan ini merupakan modal yang sangat berharga bagi masa depan anak didiknya.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar peserta didik kami mampu mengelola keuangan dengan bijak sejak dini. Ini adalah kesempatan emas. Harapannya, pengetahuan ini mampu membentuk karakter generasi muda yang cerdas finansial, tangguh, dan siap membangun negeri menuju Indonesia Emas 2045,” tutur Pater Gusti optimis.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan sektor korporasi seperti ini, Labuan Bajo tidak hanya bersiap mencetak generasi yang mahir teknologi, tetapi juga generasi yang bijak, dewasa, dan merdeka secara finansial di masa depan. *(Robert Perkasa)

Oke Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *