LABUAN BAJO, Okebajo.com – Di tengah pesatnya perkembangan pariwisata super premium, sebuah konsep akomodasi modern berbasis digital resmi diperkenalkan di jantung kota Labuan Bajo. Hotel Inn Room Labuan Bajo melakukan soft opening pada Jumat (1/5/2026), menghadirkan pengalaman menginap yang praktis, minimalis, dan sepenuhnya terintegrasi dengan teknologi.
General Manager Inn Room Labuan Bajo, Adhy Gunawan, menegaskan bahwa hotel ini dirancang untuk menjawab kebutuhan wisatawan masa kini yang mengutamakan efisiensi dan kemudahan.
“Konsep kami adalah hotel bisnis dan city hotel dengan pendekatan digitalisasi. Di era sekarang, tamu ingin semuanya serba cepat dan praktis—mulai dari booking hingga check-in bisa dilakukan langsung melalui handphone,” ujar Adhy saat memberikan keterangan kepada awak media.
Berada di pusat kota Labuan Bajo, tepatnya di jalan Soekarno-Hatta bawah, hotel ini menawarkan keunggulan lokasi strategis yang memudahkan mobilitas tamu. Akses ke berbagai fasilitas publik, pusat kuliner, hingga layanan kesehatan berada dalam jangkauan dekat. Terlebih, hotel ini juga terintegrasi dengan jaringan usaha dalam satu grup, termasuk layanan apotek dan restoran.
Pada tahap awal operasional, Inn Room Labuan Bajo membuka 23 kamar dari total rencana 48 kamar. Meski mengusung konsep minimalis, hotel ini tetap memperhatikan kenyamanan dengan menyediakan tiga tipe kamar, yakni Deluxe View, Superior Double, dan Superior Twin, dengan ukuran kamar berkisar antara 16 hingga 18 meter persegi.
“Memang tidak terlalu besar, tetapi kami fokus pada fungsi dan kenyamanan. Beberapa kamar bahkan langsung menghadap ke pemandangan kota,” jelas Adhy.
Ke depan, manajemen juga tengah mempersiapkan pembangunan rooftop restaurant dengan konsep indoor dan outdoor yang mampu menampung hingga 80–90 pengunjung. Fasilitas ini diharapkan menjadi daya tarik tambahan, tidak hanya bagi tamu hotel tetapi juga masyarakat umum.
Dari sisi akses, hotel ini memiliki dua jalur masuk yang dirancang untuk memudahkan tamu. Jalur utama melalui Jalan Soekarno-Hatta difungsikan sebagai drop-off, sementara akses kedua melalui kawasan Puncak Waringin disiapkan untuk parkir sekaligus menuju fasilitas kolam renang dan rooftop.
Lebih jauh, Adhy Gunawan menjelaskan bahwa hotel Inn Room Labuan Bajo menargetkan pasar wisatawan internasional, khususnya dari Asia dan Eropa, termasuk China. Untuk mendukung hal tersebut, pihak hotel telah menjalin kerja sama dengan sejumlah agen perjalanan luar negeri.
Namun yang menarik, di balik modernisasi yang diusung, hotel ini juga membawa misi pemberdayaan lokal. Sebanyak 99 persen tenaga kerja berasal dari putra-putri daerah Nusa Tenggara Timur.
“Saya ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak lokal, baik dari politeknik maupun SMK. Harapan saya, ke depan akan lahir General Manager dari orang lokal yang bisa menggantikan saya,” tegas Adhy.
Dengan perpaduan teknologi digital, lokasi strategis, serta komitmen terhadap pemberdayaan sumber daya manusia lokal, Inn Room Labuan Bajo optimistis dapat menjadi salah satu pilihan utama akomodasi di destinasi pariwisata unggulan Indonesia tersebut. ***








