Breaking News: Rumah Hangus Terbakar Tinggal Baju di Badan

LABUAN BAJO, OKEBAJO.com- Kebakaran menghanguskan satu unit rumah bapak Blasius Agen (65),  warga RT 004/RW 002 Dusun Ndole, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (8/3/2023) pukul 09.52 Wita.

Kapolsek Sano Nggoang, Iptu Juharis melalui Bhabinkamtibmas Desa Cunca Lolos, Bripka Hendrikus Deni menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Namun harta benda milik korban hangus terbakar. Kerugian material ditaksir ratusan juta rupiah.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Jenis kerugian korban akibat kejadian ini juga sedang dihimpun”, ungkap Bripka Hendrikus Deni di TKP.

Suasana saat warga berusaha memadamkan kobaran api di TKP. Foto/Robert Perkasa

Terpisah, Maria Kamelia Alen (14) saksi mata  yang ada di rumah itu menuturkan bahwa penyebab kebakaran berawal dari ledakan TV yang ada di ruang tamu.

“Saya sedang tidur di kamar tengah. Tadi saya tidak pergi sekolah karena sakit. Awalnya saya dengar ledakan TV di ruangan tamu.  Tadi TV tidak nyala. Saya melihat percikan api mulai menjalar di sekitar meja TV. Saat ledakan, saya lari keluar sambil teriak minta tolong”, tutur Kamelia.

Siswa Kelas III SMPN 2 Mbeliling itu menambahkan, saat kejadian itu, ayahnya berada di kebun. Sedangkan ibunya pergi ke sekolah mengajar di SDK Wae Masa.

“Saya sendirian di rumah saat kebakaran”, kata Kamelia

Pemilik rumah, bapak Blasius Agen menyebutkan  rumah papan semi permanen ukuran 5×15 meter hangus terbakar.

Jenis kerugia akibat musibah ini antara lain uang tunai Rp15 juta, padi 10 karung belang, beras 2 karung 50 kg.

Selain itu, papan 100 lembar, spring bat, 1 unit sepeda motor Supra Fit, mesin giling kopi, alat-alat elektronik, perabot rumah, perlengkapan dapur, ijazah dan harta berharga lainnya yang ada di dalam rumahnya.

Tanaman kopi  yang sedang berbuah di sekeliling rumahnya juga layu terbakar.

“Semua harta kami tidak ada satu pun yang bisa diselamatkan. Semua hangus terbakar. Tinggal pakaian di badan”, kata Blasius Agen sedih.

Ia menambahkan, saat awal kejadian, ia dan istrinya, Agen Halum (Guru SDK Wae Masa) tidak berada di rumah.

“Tadi saya di kebun. Istri di sekolah. Hanya anak bungsu saya yang ada di rumah. Beruntung anak saya selamat”, ungkapnya.

Terpantau di TKP, ratusan warga sekitar datang membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya.

Kobaran api lambat dipadamkan karena terkendala air. Warga hanya mengandalkan air selang untuk memadamkan api.

Hadir di TKP, Kepala Desa Golo Damu, Stefanus Densi bersama Sekdes dan aparat Desa, Camat Mbeliling, Yohanes Hibur, S.Pd bersama sejumlah staf, Bhabinkamtibmas Bripka Hendrikus Deni dan Kopda Bernardus Meak dari Koramil 06 Lembor. Robert Perkasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *