LABUAN BAJO, Okebajo.com – Suasana mencekam menyelimuti Kampung Nobo, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, pada Selasa petang, 24 Februari 2026. Seorang ibu rumah tangga, Bertiana Hadia (50), dilaporkan hanyut terseret arus deras Kali Wae Damar saat dalam perjalanan pulang dari sawah. Beruntung, aksi cepat warga berhasil menyelamatkan nyawanya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.00 Wita. Saat itu, Bertiana bersama suaminya sedang menempuh perjalanan pulang menuju rumah mereka di Kampung Nobo. Namun, hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari membuat debit air Kali Wae Damar meningkat drastis.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mbeliling, Agustinus Sudarso, menjelaskan bahwa pasangan suami istri ini mencoba menerobos arus sungai yang sedang banjir.
“Saat menyeberang, kaki mereka tergelincir karena arus air yang sangat deras. Genggaman tangan sang suami terlepas, dan istrinya langsung terseret arus,” ujar Agustinus melalui pesan singkat, Selasa malam.
Sang suami yang berhasil menyelamatkan diri ke tepian segera berlari menuju kampung untuk meminta bantuan warga.
Aksi Heroik Warga dan Evakuasi
Mendengar kabar tersebut, warga Kampung Nobo bergerak cepat melakukan pencarian menyisir aliran sungai di tengah kegelapan malam. Upaya kolektif ini membuahkan hasil manis; Bertiana ditemukan terdampar di pinggir sungai, sekitar 50 meter dari lokasi awal ia terjatuh.
Meski mengalami luka ringan dan bengkak di beberapa bagian tubuh, ibu tiga anak ini ditemukan dalam kondisi sadar dan selamat. Warga kemudian menandu korban menggunakan peralatan seadanya menuju kampung sebelum akhirnya bantuan medis tiba.
Respon Cepat Lintas Sektor
Mendapat laporan insiden ini, Pemerintah Desa Tondong Belang, Pemerintah Kecamatan Mbeliling, Pol PP, hingga Kapolsek Sano Nggoang Ipda Risbel Pandiangan dan Bhabinkamtibmas Bripka Yohanes B. Pandi langsung turun ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Pihak medis dari Puskesmas Wersawe segera dikerahkan ke lokasi menggunakan mobil ambulans. Saat berita ini diturunkan, Bertiana telah berada di Puskesmas Wersawe untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Puji Tuhan, korban ditemukan selamat. Saat ini petugas medis sedang memberikan penanganan maksimal,” tutup Agustinus.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap waspada saat melintasi aliran sungai di tengah cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang tinggi. *(Robert Perkasa)








